Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
May 22, 2026
Bisnis Daerah

Dorong Generus Mandiri dan Kreatif di Era Digital, Pemuda LDII Kota Kediri Gelar Pelatihan TikTok Affiliate

  • May 14, 2026
  • 3 min read
  • 49 Views
Dorong Generus Mandiri dan Kreatif di Era Digital, Pemuda LDII Kota Kediri Gelar Pelatihan TikTok Affiliate

Kediri (14/5). Dorong kemandirian di era digital, Pemuda LDII Kota Kediri menggelar Pelatihan TikTok Affiliate yang bertajuk “Bedah Strategi Konten TikTok Affiliate Bisa Menghasilkan Jutaan Rupiah Tanpa Tampil Muka” pada Kamis (14/5) di SMK Al Manshurin, Kota Kediri.

Pelatihan tersebut diikuti para Pemuda LDII Kediri sebagai upaya meningkatkan keterampilan digital sekaligus mendorong kemandirian di kalangan pemuda di era media sosial.

Pelatihan menghadirkan Creatorpreneur dan TikTok Affiliator, Seka Agus Setiawan, yang membagikan berbagai strategi membangun konten affiliate agar mampu menjangkau pasar secara luas dan menghasilkan pendapatan melalui platform digital.

Dalam pemaparannya, Seka menjelaskan bahwa terdapat sejumlah faktor penting agar sebuah konten memiliki peluang viral di media sosial. Menurutnya, pemilihan produk menjadi langkah awal yang harus diperhatikan oleh seorang affiliator.

“Produk yang dipilih harus benar-benar dibutuhkan konsumen atau sedang menjadi tren di masyarakat. Selain itu, kualitas pengambilan video, hook produk di awal konten, penggunaan sound yang sedang viral, hingga hashtag relevan juga sangat mempengaruhi performa konten,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dalam dunia affiliate, produk kebutuhan primer seperti sandang, pangan, dan papan memiliki peluang pasar yang lebih stabil karena selalu dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain produk tren, produk yang sifatnya kebutuhan rutin biasanya memiliki potensi penjualan yang lebih panjang dan konsisten,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan di dunia digital tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan konsistensi dalam membuat konten serta kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan algoritma media sosial.

Para peserta Pelatihan TikTok Affiliate, Kamis (14/05), di SMK Al Manshurin, Kota Kediri. Dok: LINES
Para peserta Pelatihan TikTok Affiliate, Kamis (14/05), di SMK Al Manshurin, Kota Kediri. Dok: LINES

“Terpenting adalah konsistensi. Banyak orang gagal bukan karena tidak bisa, tetapi karena berhenti terlalu cepat. Di era sekarang juga perlu memanfaatkan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) untuk mempermudah pekerjaan, mulai dari riset ide konten, pembuatan caption, editing, hingga analisis tren pasar,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi mampu menjadi kreator yang produktif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Selain materi teknis digital marketing, kegiatan tersebut juga diisi nasihat agama oleh Ustaz Eko Suwarko. Dalam nasihatnya, ia menekankan pentingnya membangun kemandirian generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan akhlak mulia.

Ia menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki semangat bekerja keras, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana mencari keberkahan, bukan sekadar hiburan semata.

“Generasi muda harus memiliki keseimbangan antara kemampuan dunia dan kesiapan akhirat. Jangan sampai cerdas dalam teknologi tetapi lemah dalam akhlak dan ibadah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari besarnya penghasilan, tetapi juga dari keberkahan rezeki serta manfaat yang diberikan kepada orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *