Ratusan Pemuda LDII Kediri Padukan Pengajian dan Penghijauan di Alam Terbuka
Pemuda LDII Kediri menggelar Pengajian Alam Terbuka dan Penghijauan di kawasan Perkebunan PT Secang Sukosewu (17/5)
Kediri (17/5). Hidupkan semangat green dakwah, sebanyak 450 pemuda LDII mengikuti kegiatan Pengajian Alam Terbuka dan Penghijauan yang digelar Pemuda LDII Kediri di kawasan Perkebunan PT Secang Sukosewu, Mojo, Kabupaten Kediri, pada Minggu (17/5).
Mengusung tema “Hijau Alamnya, Luhur Akhlaknya”, kegiatan ini memadukan pengajian agama, pembinaan 29 Karakter Luhur, aksi penghijauan yang selaras dengan program green dakwah LDII, hingga edukasi kemandirian bagi generasi muda.
Ketua panitia acara, Mohammad Wiradhika Adjie mengatakan bahwa kegiatan pengajian alam terbuka menjadi salah satu program rutin Pemuda LDII Kediri untuk menciptakan suasana belajar agama yang lebih segar dan menyenangkan.
“Pengajian alam terbuka menjadi program rutin Pemuda LDII Kediri. Harapannya, pengajian bisa menghadirkan nuansa yang lebih fresh sehingga peserta lebih semangat dan ilmu agama bisa maksimal diterima. Dalam kegiatan ini juga diisi penghijauan agar pemuda-pemudi memiliki kepedulian terhadap alam,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi pengajian agama sekaligus pembinaan mengenai penerapan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pengajian, peserta juga mengikuti kegiatan penghijauan di area perkebunan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab generasi muda terhadap lingkungan sekitar.
Bagian SDM PT Secang Sukosewu, Sani Nur Huda mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan Pemuda LDII Kediri tersebut. Menurutnya, kegiatan di alam terbuka mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi generasi muda.
“Ini momen yang sangat baik bagi pemuda LDII untuk belajar secara langsung. Kegiatan seperti ini juga bisa menjadi sarana membangun kemandirian generasi muda,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sani Nur Huda juga memberikan edukasi mengenai tata cara menyadap dan memanen pohon karet dengan baik dan benar. Para peserta tampak antusias mengikuti praktik langsung di area perkebunan.
“Harapan kami, acara ini bisa mewujudkan generasi penerus yang memiliki Tri Sukses Generus, yakni berakhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri. Selain itu, bisa terus memperkuat penerapan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi,” terangnya.
Sani berharap, acara seperti ini nantinya dapat memantik semangat generasi muda untuk menjadi pemuda yang religius, profesional, dan memiliki kepedulian sosial maupun lingkungan yang tinggi.
