Ketua PK KNPI Kecamatan Pesantren terpilih, Yuda Langgeng dalam (Muscam) sekaligus pembentukan Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Kota Kediri.
Kediri (14/6). DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri menyelesaikan rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam) sekaligus pembentukan Pengurus Kecamatan (PK) KNPI di tiga wilayah kecamatan se-Kota Kediri. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (14/6), di Kantor DPD KNPI Kota Kediri.
Kegiatan yang dikemas melalui Forum Silaturahmi Pemuda Lintas Organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi dan sinergi kepemudaan hingga tingkat kecamatan.
Musyawarah tersebut menghasilkan tiga ketua formatur yang akan bertugas menyusun kepengurusan baru di masing-masing wilayah. Yuda Langgeng terpilih sebagai Ketua Formatur PK KNPI Kecamatan Pesantren, Farid Akbar sebagai Ketua Formatur PK KNPI Kecamatan Kota, dan M. Idris Falakhudin sebagai Ketua Formatur PK KNPI Kecamatan Mojoroto.
Ketua PK KNPI Kecamatan Pesantren terpilih, Yuda Langgeng, menyampaikan komitmennya untuk membangun kolaborasi lintas organisasi kepemudaan serta memperkuat kontribusi pemuda bagi masyarakat.
Yuda yang juga aktif sebagai Ketua Pemuda LDII Kecamatan Pesantren menegaskan bahwa tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan disrupsi digital. Karena itu, menurutnya, pemuda perlu memiliki fondasi karakter yang kuat agar mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan keagamaan.
“Kami ingin mendorong lahirnya pemuda yang memiliki akhlakul karimah, mampu menjaga etika dan moralitas di tengah derasnya arus informasi digital. Pemuda harus menjadi teladan dalam pergaulan, bermedia sosial, maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun generasi muda yang alim dan faqih, yaitu memiliki ilmu pengetahuan yang memadai serta mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Pemuda tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki pemahaman agama yang baik serta mampu mengimplementasikan ilmunya untuk memberikan solusi dan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yuda berharap KNPI Kecamatan Pesantren dapat menjadi wadah lahirnya pemuda yang mandiri, baik dalam aspek ekonomi, organisasi, maupun pengabdian sosial.
“Kemandirian menjadi salah satu kunci menghadapi masa depan. Kami ingin mendorong lahirnya pemuda yang memiliki kemandirian finansial, mampu menggerakkan kegiatan positif di masyarakat, serta hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad, menjelaskan bahwa pembentukan pengurus kecamatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat regenerasi organisasi sekaligus meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
“Muscam ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungannya masing-masing. Kami ingin KNPI hadir hingga tingkat kecamatan sebagai wadah kolaborasi seluruh elemen pemuda,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pengurus kecamatan akan memperluas jangkauan program KNPI sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda. Dengan struktur organisasi yang semakin kuat, berbagai potensi kepemudaan di Kota Kediri diharapkan dapat terwadahi dan berkembang secara optimal.
