Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
June 2, 2026
Daerah

PC LDII Mojoagung Gelar Pembekalan Pengurus Berbasis Filosofi Parenting Jawa ‘Tutur, Uwur, Sembur’

  • June 2, 2026
  • 2 min read
  • 4 Views
PC LDII Mojoagung Gelar Pembekalan Pengurus Berbasis Filosofi Parenting Jawa ‘Tutur, Uwur, Sembur’

Jombang (2/6) Guna menyiasati tantangan zaman yang kian dinamis, PC LDII Mojoagung menggelar pembekalan bagi puluhan pengurus PAC LDII se-Kecamatan Mojoagung. Kegiatan ini bertempat di Masjid Baitul Muttaqin, pada Senin (1/6), yang berfokus pada penguatan kapasitas organisasi serta pembekalan moral strategis dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter luhur.

Dalam kesempatan tersebut, Dewan Penasihat (Wanhat) PC LDII Mojoagung, Indra Setiawan mengingatkan pentingnya peran aktif para pengurus untuk menyebarluaskan edukasi pola asuh anak yang ideal demi menggapai kesuksesan dunia dan akhirat.

Dalam arahannya, ia memaparkan tentang urgensi hubungan emosional serta spiritual antara orang tua dan anak yang diselaraskan dengan kearifan lokal.

“Secara praktis, materi pembekalan ini mengadopsi tiga pilar filosofi Jawa, yakni Tutur, Uwur, dan Sembur, sebagai fondasi utama dalam membangun karakteristik anak,” ujarnya.

Ia merinci tiga pilar filosofi Jawa tersebut. “Pilar pertama, Tutur, menitikberatkan pada kewajiban luhur orang tua dalam memberikan bimbingan moral, etika berkomunikasi, serta nasihat-nasihat bijak yang membangun. Melalui konsep ini, orang tua dituntut mampu menjadi figur teladan (role model) yang merangsang pertumbuhan sosial dan intelektual anak secara menyeluruh agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab,” jelasnya.

PC LDII Mojoagung Gelar Pembekalan Pengurus Berbasis Filosofi Parenting Jawa ‘Tutur, Uwur, Sembur’
PC LDII Mojoagung Gelar Pembekalan Pengurus Berbasis Filosofi Parenting Jawa ‘Tutur, Uwur, Sembur’

“Pilar kedua, Uwur, menekankan andil orang tua dalam mempersiapkan bekal masa depan anak secara konkret. Hal ini meliputi pemenuhan dukungan finansial untuk fasilitas pendidikan, transfer ilmu pengetahuan dan pengalaman hidup, hingga penanaman nilai kejujuran serta kerja keras. Dorongan aktif pada berbagai kegiatan positif ini bertujuan agar anak dapat tumbuh mandiri secara ekonomi maupun social,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, bahwa pilar ketiga adalah Sembur, melengkapi pola asuh tersebut melalui kekuatan spiritual. Orang tua diimbau untuk tidak putus memanjatkan doa demi keselamatan, perlindungan, dan kesuksesan anak dalam mengarungi urusan duniawi maupun akhirat.

Melalui integrasi ketiga falsafah budaya tersebut, ia berharap para pengurus di tingkat PAC dapat meneruskan estafet edukasi ini langsung kepada masyarakat luas. Langkah preventif ini dinilai sangat penting dalam membentengi mentalitas dan spiritualitas generasi muda saat ini.

“Mendidik anak dengan konsep Tutur, Uwur, dan Sembur dari filosofi Jawa bukan hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas mereka untuk kehidupan yang seimbang, bermakna, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Melalui konsistensi program edukasi semacam ini, ia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi nyata dalam penguatan ketahanan keluarga di masyarakat. “Sinergi harmonis antara nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan sosial yang tinggi,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *