Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
May 26, 2026
Pendidikan

Sejarah Singkat Kota Kediri

  • December 24, 2022
  • 2 min read
  • 420 Views
Sejarah Singkat Kota Kediri

Sejarah Singkat  Kota Kediri – Kota Kediri merupakan Kota yang berada di Provinsi Jawa Timur. Kota Kediri terletak kurang lebih 130 km dari Surabaya, Ibu Kota Provinsi Jawa Timur.

Kediri juga termasuk Kota terbesar di Jawa Timur urutan ketiga. Menurut data BPS, jumlah penduduknya Kota Kediri sebanyak 286.796 jiwa pada sensus tahun 2020.

Seluruh wilayah Kota Kediri dikelilingi oleh wilayah Kediri. Karena seluruh wilayahnya hanya terbatas di Kabupaten Kediri.

Luasnya adalah 63.404 km2. Secara administratif Kota Kediri terbagi menjadi tiga kecamatan yaitu Kecamatan Mojoroto, Kota dan Pesantren.

Kerajaan Kediri adalah kerajaan Hindu pada abad ke-11.

Menurut Serat Calon Arang, awal kota Kediri sebagai pemukiman adalah ketika Airlangga memindahkan pusat pemerintahan kerajaan dari Kahuripan ke Dahanapura. Dahanapura (Kota Api) selanjutnya akan lebih dikenal sebagai Daha.

Sepeninggal Raja Airlangga, wilayah Medang terbagi menjadi dua bagian yaitu Panjalu di sebelah barat dan Jenggala di sebelah timur.

Taukah Anda Kota Kediri?
Taukah Anda Kota Kediri?

Daha menjadi pemerintahan pusat Kerajaan Panjalu sedangkan Kahuripan pusat pemerintahan Kerajaan Jenggala. Penulis-penulis pada masa selanjutnya juga menyebut Penjalu sebagai kerajaan Kadiri.

Ketika kerajaan Tumapeli (Singasari) semakin kuat, ibu kota Daha diserang, kota itu menjadi tempat kedudukan raja bawahan (orang yang terkait dengan monarki yang berkuasa). Situasi berlanjut hingga Majapahit. Demak dan Mataram.

Kediri jatuh ke tangan VOC dalam kerusuhan di Pecinan. Saat itu Jawa Timur diperintah oleh Cakraningrat IV, Adipati Madura, yang memihak VOC. Dia ingin Madura dibebaskan oleh Kasunanan Surakarta. Karena VOC menolak keinginan Cakraningrat IV, maka ia memberontak. Pemberontakan tersebut berhasil dipatahkan oleh VOC yang dibantu oleh Pakubuwana II, Sunan Kartasura.

Sebagai pembayaran, Kediri menjadi bagian dari kendali VOC. Belanda berkuasa di Kediri berlangsung sampai Perang Kemerdekaan Indonesia.

Perkembangan kota Kediri secara otonom diawali dengan diresmikannya Gemeente (Kotamadya) Kediri pada tanggal 1 April 1906 berdasarkan Staasblad (Lembaran Berita) No.148, 1 Maret 1906. Gemeente ini merupakan tempat kedudukan Residen Kediri yang merupakan pemerintahan otonom terbatas dan memiliki Gemeente Raad (Dewan Kota/DPRD) yang beranggotakan 13 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *