Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 21, 2026
Daerah

Hadiri Milad ke-59 KAHMI Kediri, LDII Soroti Peran Strategis Intelektual Hadapi Tantangan Bangsa

  • October 14, 2025
  • 3 min read
  • 95 Views
Hadiri Milad ke-59 KAHMI Kediri, LDII Soroti Peran Strategis Intelektual Hadapi Tantangan Bangsa

Kediri (10/10). Ketua Pemuda LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno menghadiri undangan Milad ke-59 Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota dan Kabupaten Kediri yang digelar di Ballroom Lotus Garden, pada Jumat (10/10). Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, hadir memberikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh anggota KAHMI dalam acara tersebut.

Kegiatan itu turut menghadirkan orasi kebangsaan oleh Prof. Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) pada era Presiden Joko Widodo dan Penasehat Khusus Presiden Prabowo dengan tema “Konsolidasi KAHMI untuk Indonesia Maju”.

Dalam sambutannya, Wali Kota termuda di Indonesia yang akrab disapa Mbak Wali ini menyoroti berbagai tantangan bangsa, seperti ketahanan pangan, dinamika geopolitik global, serta pentingnya memperkuat solidaritas sosial. Ia menilai KAHMI memiliki peran strategis dalam memadukan nilai intelektual, spiritual, dan kebangsaan guna mendukung pembangunan nasional maupun daerah.

“Peran MD KAHMI sangat vital untuk memperkuat kontribusi intelektual muslim dalam pembangunan. Kami berharap sinergi ini sejalan dengan visi Kota Kediri MAPAN – Modern, Andal, dan Pelayanan Berkelanjutan,” ujar Mbak Wali.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan pembangunan karakter masyarakat. Melalui kolaborasi erat antara Pemkot Kediri dan MD KAHMI, ia berharap Kediri dapat tumbuh sebagai kota yang berdaya saing tinggi namun tetap hangat dan berkarakter.

“Harapan saya, kerja sama ini semakin memperkokoh Kediri, bukan hanya sebagai kota maju secara infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kota yang berakhlak, berbudaya, dan penuh kasih sayang terhadap seluruh warganya,” ungkapnya.

Ketua Pemuda LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno menghadiri undangan Milad ke-59 Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota dan Kabupaten Kediri (10/10).

Sementara itu, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Kediri, Imam Wihdan, menyampaikan bahwa 12% penduduk usia kerja di Kediri telah berpendidikan sarjana, melampaui rata-rata nasional sebesar 10%. Namun, angka tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan agar Kediri dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan Indonesia maju.

“Negara maju rata-rata memiliki 40% penduduk berpendidikan tinggi. Karena itu, kami ingin anak-anak Kediri terus didorong untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin. Kami mengapresiasi program Pemkot seperti BOSDA dan beasiswa pendidikan yang sangat membantu masyarakat,” jelasnya.

Sependapat dengan itu, Asyhari mengatakan bahwa pendidikan memegang peranan penting dalam menentukan masa depan bangsa. Melalui pendidikan, generasi muda tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, nilai moral, dan semangat kebangsaan yang kuat.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kemajuan suatu daerah dan kesejahteraan masyarakat. Sebab tidak ada jalan pintas menuju kemajuan selain melalui pendidikan. Generasi muda kita harus dibekali ilmu, keterampilan, dan karakter yang kuat agar mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan dan pembentukan karakter menjadi kunci utama dalam mengatasi tantangan era saat ini, apalagi sulitnya mencari pekerjaan dalam dunia kerja, akhlak mulia menjadi hal penting untuk mendukung kesuksesan,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *