Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 30, 2026
Daerah

LDII Dharmasraya Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung

  • January 16, 2026
  • 3 min read
  • 37 Views
LDII Dharmasraya Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung

Dharmasraya (16/1). DPD LDII Kabupaten Dharmasraya menghadiri undangan perhelatan “Zikir dan Doa Bersama untuk Negeri” yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Dharmasraya, pada Minggu (4/1) ini menjadi kegiatan positif bagi ribuan jamaah yang hadir.

Agenda besar ini digelar dalam rangka memperingati dua tonggak sejarah penting, yakni Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 serta Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dharmasraya ke-22.

Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa zikir bersama ini merupakan oase spiritual yang sangat dinanti masyarakat, terutama di tengah duka mendalam pascabencana alam yang melanda beberapa titik di Pulau Sumatera.

“Kita berkumpul di sini untuk mengetuk pintu langit. Saya berharap tokoh agama dan masyarakat terus mengedepankan nilai keagamaan dan budaya sebagai fondasi kekuatan kita. Mari kita doakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera Barat dan seluruh pelosok negeri agar diberikan ketabahan, serta semoga musibah serupa tidak terulang kembali,” tutur Leli Arni.

LDII Dharmasraya Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung
LDII Dharmasraya Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya, Masdan, merinci tiga pilar doa yang dipanjatkan dalam zikir tersebut, yaitu pertama, proteksi, memohon perlindungan agar pemimpin dan masyarakat Sumatera Barat terhindar dari marabahaya.

“Kedua, ketabahan, yakni Mendoakan warga di pengungsian agar kekuatan mental dan kemudahan logistic, ketiga, kemuliaan, yakni Memohon agar para korban jiwa diterima sebagai syuhada di sisi Allah SWT. Keempat, LDII Dharmasraya Doa dan Amal Saleh Sosial

Ketua DPD LDII Kabupaten Dharmasraya, Wahid Abrori, hadir bersama jajaran pengurus untuk memberikan dukungan moral dan spiritual. Wahid menegaskan bahwa empati terhadap korban bencana bukan sekadar melalui lisan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan.

Ia mengungkapkan bahwa LDII Dharmasraya secara proaktif telah menggerakkan warga untuk menyalurkan donasi dan bantuan logistik bagi para korban di Sumatera Barat.

“Orang iman itu ibarat sebuah bangunan yang saling menguatkan. Ketika satu bagian merasa sakit, bagian lain turut merasakannya. Inilah implementasi hadits Imam Muslim tentang ukhuwah. Kami mengajak warga melakukan amal saleh sosial ini sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan,” jelas Wahid Abrori.

Ia juga menyampaikan harapan khusus kepada pemerintah pusat untuk terus memberikan perhatian maksimal dalam proses pemulihan pascabencana (rehabilitasi dan rekonstruksi) di wilayah terdampak.

Kegiatan zikir ini turut dihadiri oleh para alim ulama, tokoh masyarakat, serta pimpinan ormas Islam se-Kabupaten Dharmasraya. Kehadiran LDII dalam forum ini mempertegas posisi organisasi sebagai bagian integral dari upaya membangun kerukunan umat beragama di daerah.

Wahid berharap sinergi antara pemerintah, Kemenag, dan ormas Islam seperti LDII dapat terus berlanjut. “Zikir bersama ini bukan hanya soal ritual, tapi soal mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kepedulian sosial di masyarakat. Dengan iman yang kuat dan kepedulian yang nyata, Dharmasraya akan menjadi daerah yang lebih tangguh,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *