Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 30, 2026
Nasional

LDII Bangka Belitung Jalin Koordinasi dengan DLHK, Bahas Program ProKlim dan Adiwiyata

  • January 17, 2026
  • 2 min read
  • 29 Views
LDII Bangka Belitung Jalin Koordinasi dengan DLHK, Bahas Program ProKlim dan Adiwiyata

Bangka Belitung (9/1). Pengurus DPW LDII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Yayasan Arroyyan Qiyammu Lail melakukan kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (9/1). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dalam pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) serta Program Adiwiyata.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edwin Setiady, menjelaskan bahwa DLHK membuka ruang kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat dalam menjalankan program-program lingkungan hidup. Menurutnya, peran organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam implementasi program di tingkat komunitas.

Edwin menambahkan bahwa Pondok Pesantren Arroyyan termasuk pihak yang telah menjalin komunikasi dengan DLHK terkait kegiatan lingkungan. Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan perkembangan pelaksanaan Program Kampung Iklim di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

“Dalam satu tahun terakhir, DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mendaftarkan tujuh lokasi Program Kampung Iklim. Namun, di lapangan jumlah titik yang berkembang mencapai sekitar 40 lokasi,” ungkap Edwin.

DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan hidup yang mencakup kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dan limbah, pengendalian pencemaran, hingga upaya konservasi dan rehabilitasi lingkungan sesuai kewenangan daerah.

Sekretaris DPW LDII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tri Hendrawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Kampung Iklim dan Program Adiwiyata di lingkungan LDII akan dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta mengikuti ketentuan yang berlaku. Kegiatan tersebut melibatkan unsur warga, pemuda, dan lembaga pendidikan.

“Seluruh kegiatan akan dilaksanakan sesuai pedoman program dan dikoordinasikan dengan DLHK,” jelas Tri Hendrawan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Arroyyan Qiyammu Lail, Ismail, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut melalui pendataan awal terhadap lokasi dan jenis kegiatan yang akan diusulkan. Proses pendataan ini dilakukan sebagai langkah awal sebelum pengajuan program, dengan melibatkan koordinasi antara DPW LDII dan DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Pendataan ini menjadi tahapan awal sebelum usulan kegiatan diajukan,” pungkas Ismail.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *