Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
May 25, 2026
Daerah

LDII dan Kejari Sumbawa Barat Perkuat Sinergi Wawasan Kebangsaan

  • January 29, 2026
  • 2 min read
  • 69 Views
LDII dan Kejari Sumbawa Barat Perkuat Sinergi Wawasan Kebangsaan

SUMBAWA BARAT (21/1). Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, Benny Utama, menerima audiensi jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Rabu (21/1). Pertemuan tersebut membahas penguatan wawasan kebangsaan sekaligus program pengelolaan sampah berbasis masjid.

Dalam audiensi tersebut, Benny menyampaikan bahwa hasil pertemuan akan dilaporkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat yang saat ini sedang bertugas di luar daerah. Ia juga menyampaikan rencana Kejaksaan Negeri untuk mengundang pengurus LDII KSB mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan.

“Pembekalan ini penting untuk menyegarkan kembali pemahaman kebangsaan pengurus LDII, mengingat kegiatan serupa terakhir kali dilaksanakan sekitar tiga tahun lalu,” ungkap Benny.

Ketua DPD LDII KSB, Bambang Supriyadi, menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan merupakan prioritas utama LDII sebagai bagian dari delapan bidang pengabdian organisasi. Menurutnya, nilai kebangsaan menjadi fondasi dalam setiap aktivitas LDII.

“Sejak awal berdiri, LDII berasaskan Pancasila. Penguatan ideologi, persatuan, serta cinta tanah air menjadi pilar utama dalam berorganisasi dan bermasyarakat,” jelas Bambang.

Ia menambahkan bahwa stabilitas kebangsaan sangat menentukan keharmonisan kehidupan sosial. “Jika diibaratkan seperti kapal yang berlayar, ketika kapal goyah atau rusak, maka seluruh penumpangnya ikut terdampak. Oleh karena itu, kebangsaan kami tempatkan sebagai pilar utama,” ujarnya.

Selain membahas wawasan kebangsaan, Bambang juga memperkenalkan Program Adiwiyata LDII yang berfokus pada Pengelolaan Sampah Berbasis Masjid (PPSBM). Program tersebut telah diterapkan di Masjid Bani Saba Taliwang, Masjid Ulul Albab Maluk, dan Masjid Subulassalam Labuhan Mapin. Tujuannya untuk mengurangi volume sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA), mencegah pembuangan sampah sembarangan, serta mengoptimalkan sampah sebagai sumber daya bernilai ekonomi melalui daur ulang.

Dalam pelaksanaannya, warga LDII menerapkan gerakan 5M, yakni memilah, mengumpulkan, mengolah, mengirim ke bank sampah, serta mengangkut residu ke TPA.

Menanggapi hal tersebut, Benny menyambut positif program pengelolaan sampah yang dijalankan LDII dan menilai inisiatif tersebut sejalan dengan program Jaksa Masuk Sekolah yang diinisiasi Kejaksaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *