LDII Kota Kediri hadiri Opening Ceremony Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri Periode 2025–2026
Kediri (1/8). Ratusan kader muda dari berbagai penjuru Indonesia hadir dalam Opening Ceremony Training Raya Tingkat Nasional yang digelar oleh HMI Cabang Kediri Periode 2025–2026, pada Sabtu (1/8). DPD LDII Kota Kediri turut hadir dalam momen tersebut, diwakili oleh Yuda Langgeng Asadullah selaku Wakil Sekretaris DPD LDII Kota Kediri.
Training Raya tahun ini diikuti peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Mengangkat tema “Kristalisasi Nalar Intelektual Kader HMI dalam Menghadapi Krisis Energi, Ekologi, dan Pangan Nasional sebagai Wujud Akselerasi Menuju Masyarakat Berdaulat Adil Makmur.”
Tema tersebut dipilih sebagai cerminan atas berbagai tantangan nyata yang tengah dihadapi bangsa, mulai dari kerusakan lingkungan akibat bencana, ketidakstabilan sektor energi yang dipengaruhi dinamika geopolitik global, hingga isu ketahanan pangan yang menjadi perhatian serius di tingkat nasional.
Ketua Umum HMI Cabang Kediri, Chanifan Ibadi F.H., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas perkaderan yang harus dipenuhi, melainkan ruang produktif bagi kader untuk melahirkan gagasan yang benar-benar berdampak.
“Forum ini bukan sekadar agenda wajib perkaderan. Kami ingin para kader menghasilkan gagasan yang benar-benar bermanfaat. Karena itu, setiap peserta diwajibkan menyusun jurnal ilmiah mengenai krisis energi, ekologi, dan pangan sebagai salah satu syarat kelulusan,” ujar Chanifan.
Ia menambahkan, hasil kajian para peserta diharapkan tidak sekadar menjadi pemenuhan syarat akademik, tetapi mampu berkembang menjadi rekomendasi kebijakan konkret yang dapat disampaikan kepada pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, yang secara langsung membuka kegiatan ini menyampaikan Pemerintah Kota Kediri membuka pintu lebar bagi kolaborasi dengan kalangan mahasiswa. Menurutnya, tolok ukur kemajuan suatu daerah tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kemampuan menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan warganya.
“Mewujudkan Kota Kediri yang mapan dan berkelanjutan tidak dapat dilakukan pemerintah sendirian. Kami membutuhkan pemuda dan mahasiswa sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis. Selamat mengikuti training bagi seluruh kader HMI se-Indonesia,” ujar Vinanda.
Yuda Langgeng Asadullah yang hadir mewakili DPD LDII Kota Kediri, menyampaikan dukungan atas digelarnya Training Raya ini. Menurutnya, tema yang diangkat HMI relevan dengan apa yang sedang dihadapi generasi muda saat ini, dan mencerminkan keseriusan organisasi dalam melahirkan kader yang tidak hanya tajam secara intelektual, tetapi juga peka terhadap persoalan bangsa.
“Kami mengapresiasi HMI Cabang Kediri yang telah menggelar forum kaderisasi berskala nasional ini. Isu energi, ekologi, dan pangan bukan hanya urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda. Semoga para kader yang mengikuti training ini pulang dengan gagasan segar yang kelak benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Yuda Langgeng.
Melalui kehadirannya dalam forum ini, LDII Kota Kediri berharap sinergi antara berbagai elemen kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan di Kota Kediri terus menguat, sehingga kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional dapat terus terwujud secara bersama-sama.
