Sekretaris LDII Kota Kediri Hadiri Safari Ramadan Kapolri di Mapolda Jatim
Sekretaris LDII Kota Kediri Hadiri Safari Ramadan Kapolri di Mapolda Jatim
Surabaya (14/3). Sekretaris LDII Kota Kediri sekaligus Dai Kamtibmas Polda Jatim, Asyhari Eko Prayitno, menghadiri kegiatan Safari Ramadan yang digelar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur, pada Sabtu (14/3/2026). Acara yang mempertemukan ulama dan umara ini menjadi momentum penguatan persatuan nasional dalam menghadapi tantangan global.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran ulama sepuh kharismatik, termasuk Pengasuh Utama Pondok Pesantren Lirboyo KH Anwar Mansur, Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, dan Ketua Umum MUI Pusat KH Anwar Iskandar. Turut hadir mendampingi Kapolri, para pejabat utama Mabes Polri, Pangdam V/Brawijaya Mayjen Rudy Saladin, serta Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak.
Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa persatuan antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat adalah prasyarat mutlak bagi stabilitas keamanan nasional (kamtibmas). Hal ini sangat krusial di tengah gejolak global yang berdampak pada ketahanan pangan dan energi.
“Syarat utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah stabilitas kamtibmas yang terjaga. Polri tidak bisa bekerja sendiri, TNI-Polri harus solid dengan dukungan ulama, pemuda, buruh, dan seluruh elemen masyarakat,” tegas Jenderal Sigit.
Kapolri juga mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan program strategis Presiden Prabowo Subianto, mulai dari kemandirian bangsa, hilirisasi industri, hingga persiapan SDM unggul menghadapi bonus demografi demi visi Indonesia Emas 2045.
Selain membahas stabilitas nasional, Kapolri juga memberikan pesan terkait Operasi Ketupat 2026 yang telah dimulai. Ia mengingatkan para pemudik untuk mengutamakan keselamatan dan beristirahat jika lelah. “Tolong hati-hati di jalan, jangan memaksakan diri agar bisa bertemu keluarga dalam kondisi sehat,” tutur Kapolri.

Menanggapi arahan Kapolri, Asyhari Eko Prayitno menyatakan kesiapannya untuk membawa pesan-pesan persatuan tersebut ke akar rumput melalui dakwah kamtibmas.
“Kami sangat mengapresiasi penekanan Bapak Kapolri mengenai soliditas ulama dan umara. Sebagai Dai Kamtibmas dan bagian dari LDII, kami melihat peran tokoh agama sangat vital dalam mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu global yang bisa mengganggu stabilitas dalam negeri,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap program ketahanan pangan dan energi yang dicanangkan Presiden Prabowo. “Tugas kami adalah memberikan pemahaman kepada umat bahwa ketertiban dan kemandirian bangsa adalah bagian dari syukur dan ibadah. Dengan SDM yang unggul dan kompak, kita bisa melewati krisis apa pun, sebagaimana pengalaman bangsa saat melewati pandemi Covid-19 lalu,” tambahnya.
Acara Safari Ramadan ini ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan melalui buka puasa bersama, mempertegas sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan para pemuka agama di Jawa Timur.
