Sambut Ramadan 1447 H, PAC LDII Klanderan Gelar Bersih-Bersih Masjid dan Lingkungan
ambut Ramadan 1447 H, PAC LDII Klanderan Gelar Bersih-Bersih Masjid dan Lingkungan
Kediri (18/2). Menjelang tibanya Bulan Suci Ramadan 1447 H yang tinggal menghitung hari, PAC LDII Desa Klanderan menggelar kerja bakti pada Minggu (15/2). Fokus utama kegiatan ini adalah membersihkan masjid dan penataan lingkungan sekitar guna memastikan kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah di bulan penuh berkah.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini melibatkan puluhan warga dari berbagai lintas generasi, mulai dari pemuda hingga orang tua, yang bahu-membahu membersihkan setiap sudut tempat ibadah.
Kerja bakti kali ini tidak hanya menyasar kebersihan area utama salat, tetapi juga dilakukan secara menyeluruh ke bagian tempat wudu, kamar mandi, hingga halaman masjid. Tak hanya itu, pengecekan dan pengaturan sistem pengeras suara (sound system) juga dilakukan secara detail demi menunjang kekhusyukan ibadah salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an nantinya.
Kondisi lingkungan yang asri dan bersih diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah warga sepanjang bulan puasa.

Ketua PAC LDII Klanderan, Bara, memberikan apresiasi atas antusiasme dan respon positif yang ditunjukkan oleh warga. Menurutnya, agenda tahunan ini merupakan wujud dari kecintaan terhadap tempat ibadah sekaligus bentuk kesiapan mental menyambut Ramadan.
“Alhamdulillah, respon warga luar biasa. Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan fisik bangunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Kami ingin memastikan setiap jamaah bisa beribadah dengan khusyuk, nyaman, dan berada dalam lingkungan yang bersih selama Ramadan nanti,” ujarnya.
Kegiatan gotong royong ini diakhiri dengan ramah tamah singkat dan makan bersama secara sederhana. Suasana kekeluargaan yang tercipta menjadi simbol kesiapan kolektif warga LDII Klanderan, baik secara fisik maupun batin, untuk memasuki bulan Ramadan dengan semangat baru dan hati yang bersih.
Melalui aksi ini, PAC LDII Klanderan berharap semangat kebersihan lingkungan ini terus terjaga, tidak hanya saat menyambut Ramadan, tetapi juga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
