Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
May 19, 2026
Daerah Lingkungan Pendidikan

PAC LDII Klanderan Gelar Pengajian Rutin Bahas Keteladanan Nabi Ibrahim

  • January 26, 2026
  • 2 min read
  • 49 Views
PAC LDII Klanderan Gelar Pengajian Rutin Bahas Keteladanan Nabi Ibrahim

Kediri (26/1). Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Klanderan kembali menggelar pengajian rutin di Masjid Baitul A’la, Desa Klanderan, pada Senin malam (26/1). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan spiritual bagi ratusan warga LDII untuk mendalami nilai-nilai luhur dari sejarah kenabian.

Pengajian kali ini secara khusus mengangkat tema keteladanan Nabi Ibrahim AS, sebagai upaya membentuk karakter umat yang memiliki loyalitas dan kepatuhan tinggi terhadap perintah Tuhan di tengah dinamika zaman.

Materi utama disampaikan oleh Ustadz Ridho. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa esensi dari kisah perjalanan hidup Nabi Ibrahim adalah konsep thobat atau kepatuhan mutlak tanpa keraguan kepada Sang Pencipta.

“Kisah Nabi Ibrahim AS bukan sekadar narasi sejarah masa lalu yang dibaca berulang kali. Ia adalah kompas moral bagi umat Muslim di era modern. Di saat manusia sering kali bimbang di antara pilihan duniawi, keteguhan Nabi Ibrahim mengajarkan kita bahwa kepatuhan kepada Allah adalah kunci keberkahan hidup,” urai Ustadz Ridho.

Ia juga menambahkan bahwa Nabi Ibrahim memberikan teladan tentang cara membangun keluarga yang bertakwa melalui komunikasi yang baik serta ketegasan dalam memegang prinsip tauhid.

PAC LDII Klanderan Gelar Pengajian Rutin Bahas Keteladanan Nabi Ibrahim
PAC LDII Klanderan Gelar Pengajian Rutin Bahas Keteladanan Nabi Ibrahim

Ketua PAC LDII Klandera, Barra menjelaskan bahwa pengajian rutin ini merupakan bagian dari program berkelanjutan organisasi untuk membina warga agar memiliki profil “Tri Sukses” yakni berakhlakul karimah, alim-faqih, dan mandiri.

“Poin penting pembelajaran dari Kisah Nabi Ibrahim, diantaranya keteguhan iman, yakni tetap berpegang teguh pada kebenaran meski menghadapi tantangan besar. Pengorbanan, yakni keikhlasan dalam melepaskan kepentingan pribadi demi menjalankan perintah Allah. Kesabaran, yakni konsistensi dalam berdakwah dan mendidik generasi penerus,” paparnya.

Antusiasme jamaah terlihat dari penuhnya shaf masjid hingga ke area teras. Kegiatan tidak hanya diisi dengan ceramah satu arah, tetapi juga refleksi bersama mengenai implementasi nilai-nilai kurban dan pengabdian dalam kehidupan bertetangga.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Selain memohon kelancaran ibadah bagi seluruh jamaah, doa khusus juga dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bangsa Indonesia agar terhindar dari berbagai musibah.

Suasana khidmat menyelimuti hingga akhir kegiatan, menandakan besarnya harapan warga agar pengajian serupa terus menjadi oase spiritual di lingkungan Desa Klanderan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *