Pererat Silaturahim, Ponpes Gadingmangu Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim-Dhuafa
Pererat Silaturahmi, Ponpes Gadingmangu Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim-Dhuafa
Jombang (11/3). Pondok Pesantren Gadingmangu Jombang menggelar acara buka bersama sekaligus Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Jombang, Pimpinan Ormas Islam dan warga sekitar Ponpes, bertempat di Aula Ponpes Gadingmangu, pada Rabu (11/3).
Acara ini bukan sekadar rutinitas di bulan Ramadan, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahim.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Pimpinan Ponpes Gadingmangu, H. Dawud bin Ali, menyampaikan pesan memberikan motivasi pada anak-anak Yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Anak-anakku semua adalah anak yang sangat dicintai Allah. Teruslah menjadi anak yang shalih dan shalihah,” tutur H. Dawud.
Ia menegaskan bahwa kegiatan santunan ini bukanlah sekadar bantuan materi atau seremonial saja, tetapi lebih dari itu. Kegiatan ini merupakan wujud dari nilai-nilai luhur Islam dalam menjaga, membimbing, dan memastikan generasi muda merasa terlindungi serta mendapatkan perhatian oleh lingkungannya.

Senada dengan hal tersebut, Humas Ponpes Gadingmangu, Rudi Hariyanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini. Menurutnya, kegiatan ini memiliki tujuan sosial dan politis yang positif bagi perkembangan wilayah Kabupaten Jombang ke depan.
“Alhamdulillah santunan hari ini berjalan lancar. Tujuan kami sederhana, yakni untuk mempererat hubungan antara tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Forkopimda Kabupaten Jombang,” ujar Rudi.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Asisten 1 Pemkab Jombang, Drs. Purwanto, mewakili Bupati Jombang diharapkan dapat menciptakan keharmonisan yang lebih kuat. “Harapannya ada sinkronisasi yang baik antara pondok pesantren dan pemerintah daerah dalam membangun karakter masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, selain sebagai momen berbagi kepada kaum dhuafa, acara ini juga dimanfaatkan sebagai ruang kebersamaan. Para santri, pengurus pondok, hingga ratusan warga sekitar tampak berbaur dalam satu tempat saat berbuka puasa, menciptakan ikatan kekeluargaan yang erat di tengah bulan suci.
“Kegiatan kami ini ditutup dengan tausiyah dan doa bersama sebelum berbuka puasa untuk keberkahan Kabupaten Jombang dan dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir,” pungkasnya.
