Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 20, 2026
Daerah Pesantren

Kerjasama KAI Commuter dan Ponpes Gadingmangu Hadirkan Mudik Santri yang Terintegrasi dan Nyaman

  • February 20, 2026
  • 2 min read
  • 25 Views
Kerjasama KAI Commuter dan Ponpes Gadingmangu Hadirkan Mudik Santri yang Terintegrasi dan Nyaman

Jombang (20/2). Menyongsong musim mudik Lebaran 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui KAI Commuter Surabaya menjalin kerjasama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu, Perak, Jombang. Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (13/2) ini bertujuan untuk memastikan mobilisasi ribuan santri saat pulang kampung berjalan lebih tertib, aman, dan terorganisir.

Melalui kerja sama ini, manajemen keberangkatan santri akan dikelola menggunakan sistem tiket terpadu untuk meminimalisir kendala administratif dan ketidakpastian kursi.

Humas Ponpes Gadingmangu, Widodo, menyambut baik kolaborasi ini sebagai solusi dalam manajemen pesantren. Dengan koordinasi langsung, para santri tidak perlu lagi melakukan pemesanan tiket secara mandiri yang seringkali berisiko kehabisan kuota di tengah tingginya permintaan musim mudik.

“Pengaturan perjalanan ribuan santri adalah aspek yang sangat kompleks, terutama saat momentum Ramadan yang padat. Kehadiran sistem ini diyakini mampu meningkatkan kepercayaan orang tua santri karena adanya jaminan keselamatan dan koordinasi matang antara pihak pesantren dengan penyedia jasa transportasi resmi,” jelas Widodo.





Kerjasama KAI Commuter dan Ponpes Gadingmangu Hadirkan Mudik Santri yang Terintegrasi dan Nyaman
Kerjasama KAI Commuter dan Ponpes Gadingmangu Hadirkan Mudik Santri yang Terintegrasi dan Nyaman

Untuk menjamin operasional yang mulus, KAI Commuter Surabaya memberikan pendampingan teknis melalui platform digital C-Taditour. Passenger Sales Junior Specialist 3, Nur Cholis, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan pengolahan data dan jadwal perjalanan rombongan dilakukan secara transparan dan efisien.

“Digitalisasi pemesanan ini diharapkan dapat mempercepat proses verifikasi di lapangan saat hari keberangkatan. Sinergi ini menjadi preseden baik bagi kolaborasi antara BUMN dan lembaga pendidikan dalam menciptakan ekosistem transportasi publik yang adaptif bagi komunitas pendidikan,” tuturnya.

Sebagai bentuk apresiasi, bagi rombongan santri, KAI memberikan potongan harga khusus sebesar 10 persen untuk layanan kereta api jarak jauh antarkota. Sementara itu, untuk kereta api lokal, tarif tetap mengikuti ketentuan normal karena sudah mendapatkan subsidi Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.

Selain fasilitas mudik, kerja sama ini juga direncanakan meluas ke ranah edukasi dan wisata. KAI menawarkan paket perjalanan wisata khusus bagi lembaga di bawah naungan pesantren, serta program edukasi perkeretaapian bagi siswa tingkat PAUD dan TK.

“Program edukasi ini bertujuan menanamkan budaya disiplin bertransportasi sejak dini kepada generasi muda di lingkungan pesantren,” pungkas Cholis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *