Ustaz Dian Aristandi dalam Pengajian Pemuda LDII Kota Kediri Bisnis Legal untuk Meraih Profit Maksimal”. Foto: LINES
Kediri (27/4). Menyoroti berbagai dinamika kehidupan di era disrupsi digital, DPD LDII Kota Kediri mendorong generasi mudanya memiliki ketahanan mental, spiritual, dan kemandirian ekonomi. Hal tersebut disampaikan Ustaz Dian Aristandi dalam Pengajian Pemuda LDII Kota Kediri, Minggu (26/4).
Pengajian yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin tersebut menekankan pentingnya nilai spiritualitas yang sejalan dengan keberkahan dalam dunia usaha.
Dalam tausiyahnya, sosok yang kerap disapa Ustaz Aris tersebut memotivasi para generus untuk selalu menjaga mental dan pola pikir.
“Setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidup, namun sebesar apa pun masalah yang dihadapi, kita harus tetap menjaga mental dan pola pikir yang sehat,” ujar Ustaz Aris.
Ia menyoroti fenomena meningkatnya kasus bunuh diri di tengah masyarakat sebagai dampak dari lemahnya ketahanan mental dan kurangnya pemahaman terhadap makna ujian hidup.
Menurutnya, setiap cobaan yang dialami manusia merupakan bagian dari qodar Allah yang telah ditetapkan jauh sebelum kehidupan ini dimulai.
“Seberat apa pun cobaan yang datang, manusia harus mampu menghadapinya dengan sabar, ikhtiar, dan keimanan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa generasi muda perlu memiliki arah dan tujuan hidup yang jelas agar tidak mudah terombang-ambing oleh permasalahan. Salah satunya dengan membangun 29 karakter budi luhur yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Di dalamnya terdapat Tri Sukses Generus, yaitu alim faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri,” lanjutnya.
Ia melanjutkan, kemandirian tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan bekerja, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola diri secara utuh, mulai dari hal sederhana seperti menjaga kerapian hingga memenuhi kebutuhan hidup dengan usaha sendiri.
“Meskipun rezeki sudah diatur oleh Allah, manusia tetap diwajibkan untuk berusaha, bekerja, dan berdoa agar hidup yang dijalani bernilai ibadah,” jelasnya.

Sebagai penguatan materi, Dzikir Satya Atmaja turut menyampaikan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi dunia usaha, termasuk memahami aspek legalitas sebagai bagian dari tanggung jawab dalam berbisnis.
Ia menekankan, usaha yang dijalankan secara legal tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan kami, generasi muda semakin memiliki keseimbangan antara kekuatan spiritual dan kesiapan mental, sehingga mampu menghadapi setiap ujian hidup dengan bijak serta menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto menanggapi bahwa pembinaan generasi muda menjadi fokus utama dalam membentuk karakter unggul di tengah tantangan era disrupsi digital.
“Generasi muda harus memiliki ketahanan mental yang kuat, keimanan yang kokoh, serta kemandirian agar mampu menghadapi setiap ujian hidup dengan bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan pengajian seperti ini, LDII berkomitmen untuk terus membina generasi penerus agar tidak hanya unggul dalam aspek spiritual, tetapi juga siap menghadapi kehidupan secara mandiri dan bertanggung jawab.
