
Kediri (17/6). DPD LDII Kota Kediri menghadiri undangan pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Kediri Cup 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Bhayangkara Reborn Polres Kediri, pada Rabu (17/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan diikuti oleh 25 tim ganda putra dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri, tokoh olahraga, serta sejumlah tamu undangan penting. Tampak hadir di antaranya Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, dan Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto.
Turnamen secara resmi dibuka oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya, AKBP Bramastyo menegaskan bahwa olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga media efektif untuk mempererat hubungan antarmasyarakat dan membangun komunikasi yang positif.
“Keberadaan peserta dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi ruang pertemuan yang positif. Kompetisi memang penting, namun yang tidak kalah bernilai adalah terjalinnya silaturahmi, sportivitas, dan hubungan baik antarpeserta,” ujar AKBP Bramastyo.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. “Selamat bertanding dan tunjukkan kemampuan terbaik. Menang maupun kalah adalah hal yang biasa, namun sportivitas, integritas, dan saling menghormati harus tetap menjadi nilai utama,” tegasnya.

Kehadiran para tokoh masyarakat, termasuk Ketua LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, yang juga Ketua Paguyuban Tenis Kediri (PTK) menjadi bukti dukungan kuat terhadap upaya Polri dalam merangkul berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan positif.
Di sela-sela acara, H. Agung Riyanto menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Polres Kediri dalam menyelenggarakan turnamen ini. Menurutnya, kegiatan berbasis olahraga sangat efektif dalam membangun kerukunan dan menyebarkan energi positif di tengah masyarakat Kediri Raya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengaku sangat antusias dengan tingginya partisipasi peserta.
“Kita lihat ini, jumlah peserta yang ikut luar biasa, jumlahnya bisa 25 tim. Hal ini membuktikan bahwa olahraga tenis masih diminati oleh masyarakat. Melalui turnamen seperti ini, kita semakin memahami bagaimana kualitas pemain tenis lokal,” katanya.
