Padepokan Silat ASAD Budi Utomo Kediri Gelar Reuni Akbar, Dihadiri Sejumlah Nama Besar Alumni
Kediri (25/12). Padepokan Pencak Silat ASAD Budi Utomo menggelar acara Reuni Akbar yang dihadiri sejumlah alumni berprestasi dari berbagai Angkatan. Acara dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Reuni Akbar tersebut digelar pada Rabu (25/12) di Padepokan Budi Utomo, Kec. Ngasem, Kab Kediri.
H. Usman salah satu alumni Padepokan dalam sambutnya menyampaikan bahwa acara reuni akbar ini digelar sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antar para murid dan guru yang sudah bertahun-tahun tidak berkumpul. Dimana para alumni saat ini sudah tersebar luas di berbagai penjuru wilayah Indonesia dengan kesibukanya masing-masing.
“Padepokan Budi Utomo telah terbukti berhasil melahirkan ribuan atlet-alet silat hebat di Indonesia, sejak tahun 90’an hingga saat ini. Banyak dari para lulusan Padepokan membuktikan prestasinya di berbagai ajang pencak silat mulai tingkat Kab/Kota, Provinsi, Nasional hingga Internasional” tutup H. Usman.

H. Antong Samijo selaku pimpinan Padepokan Budi Utomo dalam sambutanya menuturkan rasa bangganya terhadap murid-muridnya. “Ada murid yang dulu belum bisa nendang, belum menguasai jurus, saat ini banyak yang sudah bisa membuktikan dirinya mampu dan berhasil menjuarai berbagai kejuaraan bergengsi, bahkan menjuarai event internasional, itu semua buah kedisiplinan dan keseriusan selama latihan” ujarnya.
Ia mengungkapkan, rasa syukur yang luar biasa dapat melihat kembali para murid yang sudah menorehkan prestasinya di berbagai ajang, bahkan banyak yang telah menjadi pelatih-pelatih hebat di daerahnya. “Saya harap, saudara semua terus semangat melanjutkan perjuangan dalam melestarikan seni bela diri ASAD di manapun saudara berada, sehingga Persinas ASAD dapat terus lestari dan bermanfaat” lanjutnya.
“Saya tidak bisa mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kehadiran saudara semua yang sudah saya anggap sebagai anak sendiri, yang rela menyempatkan waktunya jauh-jauh datang ke-Kediri dari berbagai daerah di Indonesia. Ini adalah kehormatan dan lecutan semangat bagi saya kedepan untuk terus semangat memperjuangkan seni bela diri Persinas ASAD agar terus jaya dan lestari” tutupnya.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah nama besar alumni yang sudah terbukti berhasil menjuarai berbagai kejuaraan nasional maupun internasional, salah satunya adalah Eka Yulianto. Ia telah ikut membawa nama baik Indonesia di kancah internasional dengan meraih medali emas pada kejuaraan pencak silat dunia ‘Belgia Open’ di Schoten, pada tahun 2017.
Hingga saat ini, berbagai penghargaan telah diterima olehnya mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga berpartisipasi di ajang olahraga ASEAN atau SEA Games pada tahun 2017.
Pada sesi penutupan acara, MC menyampaikan harapan dan do’anya bagi para alumni yang hadir agar terus memperjuangkan Persinas ASAD di daerahnya masing-masing, sehingga dapat terus mencetak atlet-atlet baru yang berprestasi, dan dapat membawa nama baik bagi ASAD serta Indonesia.
