Jakarta (28/5). Hari Raya Idul Adha menjadi momentum perkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Gedung DPP LDII, Patal Senayan, Jakarta Selatan.
Sejak pagi usai pelaksanaan salat Idul Adha, suasana di area kurban tampak ramai dengan aktivitas warga majelis taklim Baitul Ma’wa PAC LDII Senayan yang bersama-sama menangani proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban.
Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh panitia dan masyarakat sekitar, mulai dari penyembelihan hewan, pengulitan, pemotongan daging, hingga pengemasan daging kurban menggunakan wadah yang lebih ramah lingkungan.
Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menyampaikan bahwa ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian sosial antar sesama.
“Berkurban bukan hanya meningkatkan ketakwaan, tetapi juga menumbuhkan rasa berbagi dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, semangat gotong royong warga LDII sudah dibangun bahkan sebelum Hari Raya Idul Adha berlangsung. Sebelumnya, LDII mengadakan sosialisasi dan pelatihan penyembelihan halal bekerja sama dengan Juru Sembelih Halal Indonesia serta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP).
Pelatihan tersebut bertujuan memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat Islam sekaligus memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan itu juga melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti pengurus masjid, majelis taklim, hingga perangkat desa.
Pada Idul Adha tahun ini, LDII mengusung slogan “Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi”. Melalui tema tersebut, LDII berharap rangkaian ibadah Idul Adha mulai dari puasa Arafah, salat Id, hingga penyembelihan hewan kurban dapat meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
“Kami bersama-sama menyembelih, mengemas, lalu mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima,” jelasnya.
Selain itu, Dody juga mengimbau seluruh jajaran LDII mulai dari DPW, DPD, PC, hingga PAC untuk menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti plastik biodegradable maupun besek kayu dalam pembagian daging kurban.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kurban juga harus memperhatikan kebersihan lingkungan, termasuk pengelolaan darah sembelihan, pembersihan jeroan, dan sanitasi area penyembelihan agar tetap higienis dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, Hari Raya Idul Adha juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat serta membantu pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya protein hewani.
“Kurban memiliki dampak luas, mulai dari membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi hingga mendukung perputaran ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, menyampaikan bahwa ibadah qurban mengandung banyak hikmah, tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana membangun keikhlasan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Qurban mengajarkan umat Islam untuk ikhlas dalam beribadah, rela berbagi kepada sesama, serta menumbuhkan rasa empati terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dari ibadah ini juga lahir semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran penting tentang ketaatan, kesabaran, dan pengorbanan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
“Melalui momentum Idul Adha, kami berharap masyarakat dapat mengambil hikmah tentang pentingnya mendahulukan perintah Allah, memperkuat kepedulian sosial, dan membangun karakter yang ikhlas serta peduli terhadap lingkungan sekitar,” tutupnya.
