Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 21, 2026
Daerah

LDII Kota Kediri dan BNN Bersatu: Lawan Bahaya Narkoba, Bangun Generasi Berprestasi

  • January 19, 2025
  • 3 min read
  • 64 Views
LDII Kota Kediri dan BNN Bersatu: Lawan Bahaya Narkoba, Bangun Generasi Berprestasi

Kediri (19/1) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan bebas dari pengaruh buruk narkoba. Pada hari Minggu, 19 Desember 2025, di , LDII Kota Kediri mengadakan pengajian khusus remaja yang diisi dengan materi bacaan makna Al-Qur’an serta penyuluhan tentang bahaya narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Semoga Jaya PONPES Al Hasun Bangsal dan dimulai pukul 08.30 WIB.

Pembukaan oleh Ketua DPD LDII Kota Kediri

Acara dimulai dengan pembukaan resmi oleh Ketua DPD LDII Kota Kediri. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan remaja LDII sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki tanggung jawab besar menuju Indonesia Emas 2045. Beliau menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda melalui program unggulan LDII, yaitu 29 Karakter Luhur. Program ini dirancang untuk membangun pribadi yang religius, jujur, disiplin, dan berintegritas.

Ketua DPD LDII juga menjelaskan bahwa 29 karakter ini tidak hanya dihafalkan, tetapi juga dipraktikkan oleh seluruh warga LDII, termasuk para remaja. “Kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia. Dengan mempraktikkan 29 karakter ini, kita yakin generasi muda LDII dapat menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Penyuluhan Bahaya Narkoba oleh BNN Kota Kediri

Puncak acara pengajian ini adalah penyuluhan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri. Kepala BNN Kota Kediri, Bapak Yudha Wirawan, S.E., M.M., menjadi narasumber utama dalam sesi ini. Beliau memberikan materi yang sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini, yaitu bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dalam paparannya, Bapak Yudha Wirawan menjelaskan urgensi masalah narkoba di Indonesia. “Narkoba bukan hanya merusak fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda. Sebagai remaja yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan, kalian harus menjauhi barang haram ini,” tegasnya.

Beliau juga memaparkan berbagai jenis narkoba yang sering ditemukan di masyarakat, mulai dari narkoba jenis tradisional hingga yang berbentuk sintetis. Selain itu, beliau menjelaskan ciri-ciri orang yang kecanduan narkoba, seperti perubahan perilaku, penurunan prestasi akademik, dan masalah kesehatan fisik maupun mental.

Pentingnya Kolaborasi antara LDII dan BNN

Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang baik antara LDII dan BNN dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. Ketua DPD LDII menyampaikan bahwa LDII akan terus mendukung program-program BNN, terutama yang menyasar generasi muda. “Kami percaya bahwa kerja sama dengan BNN dapat membantu mewujudkan generasi emas yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat dan bebas dari pengaruh buruk narkoba,” ujarnya.

Dampak Positif bagi Generasi Muda LDII

Acara ini diharapkan memberikan dampak positif yang besar bagi remaja LDII. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya narkoba dan nilai-nilai agama yang kuat, para remaja diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing.

Komitmen LDII dalam membangun generasi muda yang berkarakter ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Dengan program-program seperti pengajian remaja ini, LDII membuktikan bahwa dakwah tidak hanya sebatas ceramah, tetapi juga mencakup pembinaan generasi muda secara holistik.

Kesimpulan

Pengajian remaja yang diadakan oleh LDII Kota Kediri bersama BNN Kota Kediri ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang bebas narkoba dan berkarakter. Kolaborasi antara lembaga dakwah dan institusi pemerintah seperti BNN menjadi contoh baik bagaimana sinergi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga generasi muda Indonesia, khususnya dari LDII, dapat menjadi pelopor perubahan menuju masyarakat yang lebih baik, sehat, dan berakhlak mulia.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *