Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 21, 2026
Daerah

Sinergi LDII dan Muspika Ngawen: Gelar Santunan Yatim-Dhuafa

  • January 13, 2026
  • 2 min read
  • 39 Views
Sinergi LDII dan Muspika Ngawen: Gelar Santunan Yatim-Dhuafa

Klaten (13/1). Memperkuat tali persaudaraan, Pimpinan Cabang (PC) LDII Ngawen berkolaborasi dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ngawen menggelar santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa. Kegiatan ini bertempat di Masjid Al Fatah, Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu (4/1).

Acara ini tidak hanya menjadi kepedulian sosial, tetapi juga manifestasi dari Ukhuwah Islamiyah serta sarana mempererat silaturahim antara warga LDII dengan jajaran pejabat pemerintahan setempat.

Ketua PC LDII Ngawen, Edi Mustofa, menjelaskan bahwa dalam kegiatan sosial ini, pihak LDII bersama Muspika membagikan bingkisan kepada 31 warga dhuafa dan dua anak yatim. Menurutnya, menghadirkan pejabat di tengah masyarakat adalah cara efektif untuk membangun kedekatan emosional.

“Kami ingin warga mengenal lebih dekat para pejabat pemerintahan. Selain berbagi kebahagiaan, momentum ini adalah ikhtiar kami untuk terus memperkuat silaturahim di tingkat akar rumput,” ujar Edi.

Dalam forum tersebut, Edi Mustofa juga secara memaparkan implementasi “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa” yang menjadi fokus kontribusi organisasi, yakni Kebangsaan, Dakwah, Pendidikan Karakter, Ketahanan Pangan & Lingkungan, Ekonomi Syariah, Kesehatan Herbal, Teknologi Informasi, dan Energi Baru Terbarukan.

Sedangkan Camat Ngawen, Poniran, memberikan apresiasi terhadap inisiatif LDII. Ia mengingatkan bahwa ketaatan kepada Tuhan (hablum minallah) harus berjalan beriringan dengan kepekaan sosial (hablum minannas).

“Sedekah adalah instrumen terbaik untuk meningkatkan kerukunan. Saya berpesan agar warga di Ngawen senantiasa menerapkan Tri Kerukunan Umat Beragama, menjaga toleransi, menghindari konflik SARA, dan menjalin hubungan harmonis dengan pemerintah,” papar Poniran.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Polsek Ngawen, Iptu Sumadi, menyoroti pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Ia menitipkan pesan khusus bagi para pemuda agar lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan demi menghindari pengaruh negatif.

“Utamakan salat sebagai tiang agama dan jangan lupakan doa restu ibu. Mari kita tingkatkan kerukunan dan penguatan iman di tengah masyarakat menuju Klaten yang semakin sejahtera,” pungkas Iptu Sumadi.

Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah yang memperlihatkan kehangatan hubungan antara aparat pemerintah, tokoh agama, dan warga, menegaskan komitmen bersama dalam membangun Kecamatan Ngawen yang rukun dan kompak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *