LDII Papua Barat Lakukan Rukyatul Hilal 1 Syaban di Pantai Warberfor Manokwari
Manokwari, (23/1) LDII Papua Barat kembali melaksanakan kegiatan rukyatul hilal sebagai bagian dari upaya penentuan awal bulan Hijriyah. Kali ini, pengamatan hilal untuk 1 Syaban 1447 Hijriyah dilakukan oleh Tim Rukyatul Hilal DPW LDII Papua Barat di Pantai Warberfor, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari. Lokasi tersebut berjarak sekitar tiga puluh sembilan kilometer dari pusat Kota Manokwari dan dipilih karena dinilai strategis untuk pengamatan ufuk barat.
Ketua Tim Rukyatul Hilal DPW LDII Papua Barat, Jati Winasis, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan LDII setiap menjelang pergantian bulan dalam kalender Hijriyah. Menurutnya, pemilihan lokasi pengamatan selalu mempertimbangkan kondisi geografis yang memungkinkan tim dapat menyaksikan secara langsung proses terbenamnya matahari sebagai acuan utama dalam rukyatul hilal.
Lebih lanjut, Jati menyampaikan bahwa selama proses pengamatan berlangsung, hilal belum berhasil teramati. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut adalah perubahan arah terbenamnya matahari yang saat ini cenderung bergeser ke arah selatan. Akibatnya, matahari tidak tenggelam tepat di garis cakrawala laut, sehingga menyulitkan proses pemantauan hilal.
Selain faktor posisi matahari, kondisi cuaca juga turut memengaruhi hasil pengamatan. Langit yang tertutup awan tebal membuat visibilitas semakin terbatas. Meski demikian, Jati menegaskan bahwa tim LDII Papua Barat akan terus melakukan evaluasi dan mencari lokasi alternatif yang lebih ideal agar pelaksanaan rukyatul hilal pada bulan berikutnya, khususnya untuk penentuan awal Ramadan, dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Papua Barat, Suroto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen LDII untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Ia menyampaikan bahwa LDII berupaya aktif berkontribusi dalam memberikan data dan informasi hasil pengamatan hilal sebagai bahan pendukung bagi pemerintah dalam penetapan awal bulan Hijriyah secara nasional.
Suroto berharap, pada pengamatan hilal berikutnya, khususnya menjelang Ramadan, kondisi cuaca dan lokasi pengamatan dapat lebih mendukung sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal. Menurutnya, keterlibatan LDII dalam rukyatul hilal merupakan wujud nyata kontribusi organisasi keagamaan dalam menjaga ketertiban dan keseragaman umat dalam menjalankan ibadah.
Dalam kegiatan rukyatul hilal tersebut, turut hadir Dewan Penasihat DPW LDII Papua Barat Kuatman, Bendahara DPW LDII Papua Barat Nahrowi, serta ulama LDII Ustaz Ilham Rusdi yang bersama-sama mengikuti jalannya pengamatan hingga waktu magrib.
