Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 21, 2026
Daerah Pesantren

Ponpes LDII At-Taqwa Kotabaru Perkuat Langkah Menuju Pendidikan Islam yang Akuntabel

  • January 27, 2026
  • 2 min read
  • 31 Views
Ponpes LDII At-Taqwa Kotabaru Perkuat Langkah Menuju Pendidikan Islam yang Akuntabel

Kotabaru (27/1). Pondok Pesantren At-Taqwa yang berlokasi di Desa Sebelimbingan dan berada di bawah naungan DPP LDII Kotabaru menggelar kegiatan silaturahim bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada warga pesantren terkait pengelolaan legalitas serta administrasi pondok pesantren secara resmi dan tertib.

Silaturahim yang dilaksanakan pada Selasa (20/01) itu mengusung tema “Sinkronisasi Program Pendidikan Pesantren dalam Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Islam yang Unggul dan Akuntabel”. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara lembaga dakwah, pemerintah desa, hingga unsur keamanan seperti Babinsa dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan keagamaan.

Sekretaris Ponpes At-Taqwa, Nur Abdul Rozaq, mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak pesantren menghadapi sejumlah kendala dalam pengurusan Izin Operasional Pondok Pesantren (IJOP). Proses tersebut memerlukan waktu yang cukup panjang, mulai dari peralihan sistem administrasi manual ke digital hingga hambatan teknis pada aplikasi pusat yang sempat mengalami masa pemeliharaan selama beberapa tahun.

“Alhamdulillah, berkat ketekunan dan kesabaran, legalitas akhirnya berhasil diterbitkan. Ke depan, kami berharap pembinaan dari Kemenag dapat lebih intensif karena dalam hal manajemen dan pengembangan program, kami masih terus belajar,” ujar Rozaq.

Ia menambahkan, meskipun legalitas formal baru diperoleh, Ponpes At-Taqwa bukanlah lembaga yang baru berdiri. Berdasarkan data Kemenag, pesantren tersebut telah berkiprah selama kurang lebih 26 tahun. Oleh karena itu, pihaknya ingin pengelolaan pesantren dapat terpantau dengan baik dan berjalan secara akuntabel. “Hal ini tentu berdampak langsung pada kualitas pendidikan agama dan kehidupan keseharian para santri,” jelasnya.

Rozaq juga berharap dengan masuknya pesantren dalam pembinaan Kemenag, peluang pengembangan dapat semakin terbuka, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT). “Kami berharap ke depan inovasi tersebut dapat diwujudkan melalui pendampingan dari Kemenag,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Kemenag Kotabaru, Siti Fatimah, menyampaikan apresiasinya atas eksistensi Ponpes At-Taqwa yang telah berjalan selama puluhan tahun. Ia menegaskan dukungan Kemenag terhadap pengembangan pesantren selama tetap mengikuti regulasi yang berlaku. “Kami berharap pondok ini terus berkembang dan semakin maju sesuai ketentuan Kementerian Agama,” tuturnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Ketua DPD LDII yang diwakili Ketua PC LDII Kecamatan Pulaulaut Utara, Abdulloh Sifaturrohman. Ia berharap sinergi antara pesantren, LDII, dan Kemenag dapat terus diperkuat. “Melalui kerja sama yang baik, pembinaan terhadap Ponpes At-Taqwa dapat berjalan optimal sehingga mampu mencetak santri yang religius, profesional, serta memiliki wawasan ilmu pengetahuan dan budaya yang seimbang,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *