LDII Kota Kediri Hadiri Rakor Persiapan Ramadan 1447 H di Balai Kota Kediri
LDII Kota Kediri Hadiri Rakor Persiapan Ramadan 1447 H di Balai Kota Kediri
Kediri (30/1). Menjelang tibanya bulan suci Ramadan, DPD LDII Kota Kediri menghadiri undangan Pemerintah Kota Kediri dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral guna memastikan kesiapan wilayah. Pertemuan strategis tersebut bertempat di Ruang Kilisuci, Balai Kota Kediri, pada Jumat pagi (30/1).
Rapat tersebut dipimpin oleh oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Kota Kediri, Syamsul Bahri, serta dihadiri oleh jajaran organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno.
Dalam arahannya, Syamsul Bahri menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam menjaga stabilitas kota selama bulan puasa. Ia berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan antarwarga.
“Pemerintah Kota Kediri ingin memastikan bahwa pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman. Kami membutuhkan dukungan penuh dari ormas keagamaan seperti LDII untuk membantu mensosialisasikan tata tertib ibadah serta menjaga toleransi di akar rumput,” ujar Syamsul Bahri.
Syamsul juga menambahkan bahwa Pemkot akan mengeluarkan surat edaran sebagai himbauan kepada masyarakat kota kediri supaya ketertiban umum kondusif, agar masyarakat dapat beribadah tanpa gangguan teknis maupun sosial.
“Surat Edaran yang akan kami keluarkan, hari ini masih berupa draft yang akan kami sampaikan Mbak Wali, selanjutnya akan disahkan mengacu pada Perwali Tahun 2019,” jelasnya.

Merespons arahan tersebut, Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menginstruksikan seluruh jajaran PC dan PAC di tingkat kecamatan hingga kelurahan agar mendukung kebijakan pemerintah.
“Kehadiran kami di Ruang Kilisuci hari ini adalah bentuk komitmen LDII untuk bersinergi dengan ulama dan umara. Kami siap menyukseskan persiapan Ramadan ini, terutama dalam menjaga kekhusyukan ibadah di masjid-masjid dan musala di bawah naungan LDII agar tetap selaras dengan peraturan daerah,” ungkap Asyhari.
Ia juga menekankan bahwa LDII akan memfokuskan program Ramadan pada peningkatan kualitas ibadah sekaligus aksi sosial yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami mendorong warga LDII untuk tidak hanya fokus pada kesalehan pribadi, tetapi juga kesalehan sosial. Sinergi dengan Pemkot Kediri ini sangat penting agar semangat Ramadan sebagai bulan penuh berkah benar-benar terasa dampaknya bagi seluruh masyarakat Kota Kediri,” tambah Asyhari.
Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin utama, di antaranya kesepakatan mengenai penguatan keamanan lingkungan selama pelaksanaan salat Tarawih dan pengawasan bersama terhadap potensi gangguan ketertiban. Dengan adanya koordinasi sejak dini, diharapkan transisi menuju bulan Ramadan 1447 H di Kota Kediri berjalan harmonis dan religius.
