Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 19, 2026
Daerah Dakwah Pendidikan Pesantren

Hadapi Era Digital, Ponpes Wali Barokah Ingatkan Pentingnya Selektif dalam Pergaulan

  • January 30, 2026
  • 2 min read
  • 79 Views
Hadapi Era Digital, Ponpes Wali Barokah Ingatkan Pentingnya Selektif dalam Pergaulan

Kediri (30/1). Sekretaris Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Daud Soleh, memberikan pesan tentang strategi menjaga keteguhan iman di tengah pesatnya perkembangan zaman di nasihat setelah jumatan, pada Jumat (30/1). Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa kecanggihan teknologi dan ilmu pengetahuan yang berkembang tanpa batas saat ini harus disikapi dengan kewaspadaan yang tinggi.

Ia juga mengingatkan bahwa secara duniawi perkembangan memang terlihat sangat pesat, namun dari sisi agama, tantangan justru semakin besar sebagaimana yang diperingatkan oleh Rasulullah SAW.

“Rasulullah telah mengingatkan bahwa setiap zaman yang datang setelahnya akan lebih buruk dibandingkan sebelumnya. Artinya, jika ditinjau dari sisi agama, perjalanan tahun demi tahun bukanlah semakin baik, melainkan cenderung semakin menantang,” ujarnya.

Sebagai langkah untuk menghadapi dinamika modernitas, ia menekankan pentingnya menumbuhkan kegemaran atau hobi mengaji sebagai fondasi utama. Ia menjelaskan bahwa mengaji adalah proses transfer ilmu yang krusial untuk mengenal tauhid dan memahami Islam secara utuh berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadis.

“Kita diharapkan tidak terlena oleh perkembangan zaman, tetapi justru semakin kuat dalam menjaga keimanan dan meningkatkan kefahaman agama,” tegasnya.

Selain mengaji, keterbukaan dalam menerima nasihat agama menjadi poin penting yang beliau garis bawahi. Daud Soleh mengajak jamaah untuk fokus pada isi pesan tanpa melihat siapa yang menyampaikannya, karena nasihat merupakan bentuk kepedulian antar sesama untuk mencapai kebaikan.

“Mendengarkan nasihat dengan penuh perhatian akan menjadi benteng bagi setiap muslim agar tetap memiliki pemahaman agama yang lurus di tengah perubahan nilai sosial yang sangat dinamis,” jelasnya.

Ia juga menyoroti peran strategis lingkungan pergaulan, terutama di era digital saat ini dan mengingatkan bahwa pergaulan melalui media sosial menuntut sikap selektif dalam memilih akun, konten, dan interaksi.

“Bergaul dengan orang-orang shalih dan paham agama akan membawa dampak positif. Sebaliknya, pergaulan yang tidak baik dapat memberikan pengaruh negatif, sehingga diperlukan sikap selektif agar tetap sejalan dengan nilai-nilai Islam,” jelasnya.

Menutup nasihatnya, ia menekankan pentingnya sikap ridho dan lapang dada dalam menjalankan aturan yang telah disepakati bersama sebagai cerminan kedewasaan iman. Baginya, ketaatan yang dijalankan dengan senang hati akan menjaga ketertiban dan keberlangsungan nilai-nilai agama dalam masyarakat.

“Saya berharap setiap ikhtiar tersebut, semua masyarakat, terutama warga LDII mendapatkan keberkahan dan kelancaran dari Allah SWT sebagai jawaban atas kompleksitas zaman yang semakin menantang di tahun 2026 ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *