Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 20, 2026
Daerah Dakwah

Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

  • February 15, 2026
  • 3 min read
  • 50 Views
Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

Kediri (15/5). Pemuda LDII Kota Kediri kembali menggelar Pengajian Akbar pada Minggu, (15/2), bertempat di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin, Kota Kediri. Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta dari kalangan generasi penerus (generus) LDII Kediri dengan penuh antusias.

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan generasi LDII Profesional Religius, Berkarakter Luhur Menuju Indonesia Emas 2045” ini menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda agar memiliki pondasi keimanan yang kuat, akhlak mulia, serta kesiapan profesional dalam menghadapi tantangan zaman.

Dalam penyampaian materi dalil-dalil agama, Ustadz Naufal menegaskan pentingnya generasi penerus meningkatkan kepahaman agama melalui tiga pilar utama, yaitu berakhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri.

“Akhlakul karimah kami tempatkan di urutan pertama karena ini sangat penting. Generasi penerus harus meneladani perilaku Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, peningkatan pemahaman agama tidak hanya melalui pembelajaran formal, tetapi juga dengan membiasakan diri gemar mengaji, senang mendengarkan nasihat, serta memilih lingkungan pertemanan yang baik dan sholih.

Lingkungan yang positif dinilai sangat berpengaruh dalam menjaga konsistensi ibadah dan membentuk karakter yang kuat.

“Di akhir zaman akan banyak fitnah. Bisa jadi seseorang pagi hari beriman, sorenya berubah. Begitu pula sebaliknya. Ini menunjukkan bahwa iman itu bisa mudah terbolak-balik jika tidak dijaga,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan generasi saat ini semakin kompleks, salah satunya melalui penggunaan handphone. Ia mengibaratkan teknologi sebagai pisau bermata dua yang dapat membawa kebaikan sekaligus keburukan, tergantung bagaimana penggunanya memanfaatkan.

“HP bisa menjadi sarana kebaikan, belajar, dan berdakwah. Tapi juga bisa membawa pada kemaksiatan. Maka generasi penerus harus pintar dan bijak dalam menggunakannya,” tegasnya.

Para peserta dalam Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri, Minggu (15/2).
Para peserta dalam Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri, Minggu (15/2).

Sementara itu, dalam sesi nasihat pemantapan agama, Ustadz Semoga Jaya menyampaikan bahwa generasi penerus harus merasa bangga karena mendapatkan kesempatan dibina dalam kebaikan. Ia menyebut bahwa tidak semua orang terpilih untuk berada dalam lingkungan yang membimbing menuju jalan keselamatan.

“Jadilah calon ahli surga. Karena ahli surga bisa dilihat dari amalnya di dunia. Seorang calon ahli surga pasti mengamalkan amalan-amalan ahli surga,” ungkapnya.

Ia menerangkan, perbuatan seseorang di dunia menjadi cerminan akhir kehidupannya. Mereka yang terbiasa melakukan kebaikan dan menjauhi maksiat akan terbentuk menjadi pribadi yang taat, sedangkan kebiasaan melanggar dan berbuat maksiat akan menyeret pada keburukan.

“Pergaulan itu tergantung dengan siapa kita bersama. Lingkungan akan sangat memengaruhi karakter dan kebiasaan kita,” pesannya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa generasi menuju Indonesia Emas 2045 harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual. Keberhasilan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh akhlak dan integritas moral generasi mudanya.

“Kalau sejak muda sudah terbiasa disiplin ibadah, menjaga akhlak, dan memilih pergaulan yang baik, insyaAllah ke depan akan menjadi pemimpin yang amanah dan profesional,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *