Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 20, 2026
Daerah Nasihat

Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri Dorong Penguatan Iman di Era Digital

  • February 15, 2026
  • 2 min read
  • 44 Views
Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri Dorong Penguatan Iman di Era Digital

Kediri (15/5). Di tengah derasnya arus informasi serta tantangan era digital yang semakin kompleks, para generus (generasi penerus) LDII diberikan pembekalan ilmu untuk menjaga dan memperkokoh iman. Hal tersebut disampaikan Ustadz Muhammad Naufal dalam Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri yang digelar pada Minggu, (15/2).

Pengajian yang bertempat di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin, Kota Kediri tersebut diikuti ribuan peserta generasi muda LDII dari wilayah kota dan kabupaten Kediri.

Pada sesi tersebut, Ustadz Naufal memberikan penguatan dalil-dalil agama yang menitikberatkan pada pembentukan karakter religius generasi muda. Ia menyampaikan bahwa generasi penerus harus meningkatkan kepahaman agama melalui tiga hal utama, yakni berakhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri.

“Akhlakul karimah kami letakkan di urutan pertama karena sangat penting. Generasi penerus harus mencontoh perilaku Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya di hadapan peserta pengajian.

Menurutnya, pemahaman agama tidak cukup hanya dengan teori, tetapi harus dibangun melalui kebiasaan baik seperti gemar mengaji, senang mendengarkan nasihat, serta memilih pertemanan dengan orang-orang sholih. Lingkungan yang baik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi keimanan.

Ia juga mengingatkan tentang kondisi akhir zaman yang penuh dengan fitnah. Dalam penyampaiannya disebutkan bahwa akan datang masa di mana seseorang pagi hari dalam keadaan beriman, namun sore harinya bisa berubah, begitu pula sebaliknya. Hal tersebut menunjukkan bahwa keimanan manusia sangat mudah terbolak-balik apabila tidak dijaga dengan ilmu dan amal.

“Sekarang ini tantangan semakin berat. Handphone itu ibarat pisau bermata dua, bisa digunakan untuk kebaikan dan bisa juga untuk kemaksiatan. Maka kita harus pintar menggunakannya,” tegasnya.

Para peserta dalam Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri, Minggu (15/2).
Para peserta dalam Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri, Minggu (15/2).

Ia menambahkan, generasi penerus harus terus meningkatkan keilmuan agar tidak mudah terpengaruh arus informasi yang belum tentu benar. Tanpa bekal ilmu agama yang kuat, seseorang akan mudah terjerumus dalam perilaku yang salah serta termakan fitnah.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Naufal juga menyampaikan bahwa Allah ridha terhadap tiga perkara, yaitu menyembah Allah semata, tidak menyekutukan-Nya, serta berpegang teguh pada tali agama Allah yakni Al-Qur’an dan Hadis. Ketiganya menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang kokoh secara spiritual.

“Allah juga membenci tiga perkara, yaitu menyampaikan ucapan tanpa diteliti kebenarannya, terlalu banyak bertanya hingga memberatkan, serta memperbanyak meminta-minta. Selain itu, menyia-nyiakan harta juga termasuk perkara yang tidak disukai,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *