Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 21, 2026
Daerah

Gerhana Bulan Total “Blood Moon” Hiasi Ramadan 2026, LDII Kota Kediri Ajak Warga Perbanyak Zikir dan Salat Khusuf

  • February 24, 2026
  • 2 min read
  • 93 Views
Gerhana Bulan Total “Blood Moon” Hiasi Ramadan 2026, LDII Kota Kediri Ajak Warga Perbanyak Zikir dan Salat Khusuf

Kediri (24/2). Fenomena alam berupa Gerhana Bulan Total atau Blood Moon diprediksi akan menghiasi langit Indonesia pada pertengahan bulan Ramadan 1447 H, tepatnya pada Selasa (3/3). Fenomena yang dikenal secara astronomis sebagai Moonrise Eclipse ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan melalui zikir dan ibadah salat khusuf.

Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta BMKG, gerhana ini akan tampak istimewa karena Bulan akan terbit di ufuk timur dalam kondisi sudah memasuki fase gerhana. Warna jingga hingga merah gelap yang muncul merupakan hasil dari fenomena Hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, mengajak seluruh warga LDII dan umat Islam di Kota Kediri untuk menyambut fenomena ini sebagai tanda kebesaran Allah SWT. Ia menekankan bahwa gerhana bukanlah pertanda nasib buruk, melainkan fenomena alam yang menjadi kuasa Allah.

“Gerhana Bulan Total di tengah bulan suci Ramadan ini adalah pengingat bagi kita akan kemahakuasaan Allah dalam mengatur alam semesta. Kami mengimbau warga untuk melaksanakan Salat Khusuf (salat gerhana) secara berjamaah di masjid-masjid terdekat, sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Mari kita isi waktu tersebut dengan zikir, doa, dan sedekah, terlebih kita berada di bulan mulia,” ujar H. Agung Riyanto.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, yang juga tim Falakiyah LDII Kota Kediri menambahkan bahwa momentum ini juga bisa menjadi sarana edukasi bagi para santri dan generasi muda di pondok pesantren maupun sekolah-sekolah di bawah naungan LDII.

“Ini adalah peristiwa Moonrise Eclipse yang langka. Kami mendorong para pengurus PC dan PAC untuk memfasilitasi warga dalam melaksanakan ibadah sekaligus memberikan edukasi seputar gerhana bulan. Fenomena ini aman dilihat mata telanjang. Namun, yang paling utama adalah bagaimana kita menyelaraskan pemahaman ilmiah ini dengan ketaatan dalam agama. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits, kita akan melaksanakan salat dua rakaat dengan dua kali rukuk di setiap rakaatnya dan disertai dengan khutbah gerhana,” jelas Asyhari.

Jadwal Fase Gerhana untuk Wilayah Kota Kediri (WIB):
Bagi masyarakat Kota Kediri yang ingin mengamati atau melaksanakan ibadah, berikut adalah jadwalnya:

Awal Parsial: 16.50 WIB (Bulan belum terbit)

Awal Totalitas: 18.04 WIB (Bulan mulai terlihat memerah)

Puncak Gerhana: 18.34 WIB

Akhir Totalitas: 19.02 WIB

Akhir Parsial: 20.17 WIB

LDII Kota Kediri juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar-ormas Islam dalam pelaksanaan ibadah ini. Sejalan dengan maklumat ormas Islam lainnya, LDII berkomitmen di bulan Ramadan mengadakan kegiatan-kegiatan positif yang mengedepankan ketaatan kepada Allah dan kepedulian sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *