Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
June 5, 2026
Daerah

Jaga Kondusivitas Papua Barat, LDII Manokwari Perkuat Sinergi dengan Polresta Manokwari

  • February 3, 2026
  • 2 min read
  • 42 Views
Jaga Kondusivitas Papua Barat, LDII Manokwari Perkuat Sinergi dengan Polresta Manokwari

Manokwari (3/2). Pengurus DPD LDII Kabupaten Manokwari melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolresta Manokwari untuk berkoordinasi dengan Kepala Satuan Intelkam, Kompol Antonius Paribang. Pertemuan yang berlangsung pada Senin (26/1) di ruang kerja Kasat Intelkam tersebut menjadi ajang penguatan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Papua Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Kompol Antonius Paribang menegaskan bahwa peran aktif organisasi kemasyarakatan sangat krusial dalam membantu tugas kepolisian. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dan partisipasi dari elemen masyarakat.

“Tugas utama kepolisian adalah menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Hal itu tidak dapat dilakukan tanpa dukungan masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan. Selama organisasi tersebut tidak bertentangan dengan aturan hukum dan tidak dilarang pemerintah, silakan beraktivitas secara normal,” ujar Antonius.

Ia juga menekankan bahwa sebagai negara hukum, Indonesia menjamin kebebasan beraktivitas bagi setiap organisasi selama tetap dalam koridor peraturan yang berlaku. Antonius mengingatkan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang lumrah dan tidak boleh menjadi pemicu konflik yang mencederai supremasi hukum.

Jaga Kondusivitas Papua Barat, LDII Manokwari Perkuat Sinergi dengan Polresta Manokwari
Jaga Kondusivitas Papua Barat, LDII Manokwari Perkuat Sinergi dengan Polresta Manokwari

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Manokwari, Soleman Paputungan, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pihak Polresta Manokwari dalam merangkul ormas keagamaan. Soleman menjelaskan bahwa LDII memegang teguh komitmen untuk menjaga ketertiban sosial sebagai bagian dari pengejawantahan nilai-nilai agama.

“LDII berpedoman pada Al-Quran dan Al-Hadis dalam beragama. Dalam pelaksanaan ibadah, seperti khutbah Jumat, kami tetap menjaga tradisi keilmuan dengan penggunaan bahasa Arab sesuai mazhab Maliki, namun tetap mengutamakan kedamaian dan kerukunan di tengah masyarakat,” jelas Soleman.

Selain pembinaan spiritual, Soleman menegaskan bahwa warga LDII diinstruksikan untuk proaktif menjaga kenyamanan lingkungan, terutama saat menyelenggarakan kegiatan pengajian agar tidak mengganggu ketertiban umum.

Menjelang bulan suci Ramadan, Soleman juga memaparkan rencana aktivitas warga LDII yang akan mengoptimalkan ibadah pada malam hari. Ia menjelaskan bahwa kegiatan akan difokuskan pada salat tarawih dan tadarus pada 20 hari pertama, serta peningkatan intensitas ibadah hingga menjelang subuh pada 10 malam terakhir Ramadan atau masa itikaf. Koordinasi ini diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan khusyuk tanpa mengabaikan aspek keamanan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *