LDII Kota Kediri Hadiri Jalan Santai HAB ke-80 Kemenag, Wali Kota Tekankan Pendidikan dan Kerukunan Umat
KEDIRI (18/1) – Warga LDII Kota Kediri turut berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Santai memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di MTsN Dua Ngronggo Kediri, Jumat, 17 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat, lembaga pendidikan, serta organisasi keagamaan di Kota Kediri.

Jalan santai tersebut secara resmi dilepas oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Dalam sambutannya, wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pembangunan sumber daya manusia, keselamatan dalam beraktivitas, serta pentingnya menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
Menurut Vinanda Prameswati, peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama harus menjadi momentum refleksi bersama tentang makna pendidikan yang menyeluruh. Ia menekankan bahwa pendidikan tidak cukup hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga harus membentuk karakter, akhlak, dan kepribadian yang baik. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan prinsip pembinaan yang selama ini dijalankan oleh LDII Kota Kediri.
“Pendidikan harus mencakup kecerdasan emosional, pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan kesehatan. Jika ini ditanamkan sejak dini, generasi muda akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Mbak Wali di hadapan para peserta.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kediri juga mengingatkan seluruh peserta jalan santai agar mengikuti kegiatan dengan penuh kegembiraan namun tetap tertib dan mengutamakan keselamatan. Pesan tersebut disampaikan khususnya kepada para pelajar yang mengikuti kegiatan sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas.
“Silakan menikmati kegiatan ini, tetapi tetap jaga ketertiban dan keselamatan selama di perjalanan,” pesannya sebelum mengibarkan bendera start.
Tema Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, turut mendapat apresiasi dari Wali Kota Kediri. Ia menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial Kota Kediri yang dikenal rukun dan harmonis. Kerukunan antarumat beragama disebut sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Partisipasi LDII Kota Kediri dalam Jalan Santai HAB ke-80 Kemenag menjadi wujud nyata dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat persatuan dan harmoni sosial. Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan, LDII Kota Kediri terus berkomitmen untuk berkontribusi positif dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, tertib, dan saling menghormati.
Dengan semangat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, serta organisasi keagamaan seperti LDII Kota Kediri semakin solid demi terwujudnya Kota Kediri yang maju, religius, dan harmonis.
