Tim Rukyatul Hilal LDII Kota Kediri Laksanakan Pengataman Hilal Awal Jumadil Akhir 1447 H
LDII Kota Kediri rukyatul hilal
Kediri (21/11). Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Kota Kediri dan Ponpes Wali Barokah melaksanakan pengamatan hilal awal Jumadil Akhir 1447 H di Perkemahan Bumi CAI Kosambiwojo, Wonosalam, Kab. Jombang (21/11).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari instruksi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Timur, yang menegaskan komitmen LDII untuk memastikan penentuan awal bulan Hijriah melalui proses observasi yang sistematis, profesional, dan terverifikasi secara astronomis.
Menurut Yuda Langgeng, anggota Tim Rukyatul Hilal LDII Kota Kediri, pengamatan hilal kali ini dilaksanakan serentak di sejumlah titik strategis di Jawa Timur. Pengamatan hilal juga menjadi agenda rutin nasional LDII di berbagai daerah di Indonesia.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk menentukan awal Jumadil Akhir 1447 H, tetapi juga menjadi sarana belajar bagi generasi muda LDII dalam mengenal praktik ilmu falak dan metode rukyat secara langsung,” ujarnya.
Pada observasi tersebut, tim menggunakan berbagai perangkat pendukung seperti teleskop, teodolit, dan kamera digital untuk merekam kemungkinan kemunculan hilal. Dengan dukungan tim perukyat yang berpengalaman, proses pengamatan berlangsung dengan terukur, dan sesuai kaidah astronomi modern.

Lebih lanjut, Yuda menjelaskan bahwa pengamatan hilal ini juga memiliki nilai edukasi bagi masyarakat. “Ilmu falak merupakan bagian penting dari tradisi keilmuan Islam. Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat memahami bahwa penetapan awal bulan Hijriah dilakukan melalui proses ilmiah yang akurat,” tambahnya.
Hasil dari rukyatul hilal tersebut akan disusun dalam laporan resmi untuk disampaikan kepada DPW LDII Jawa Timur, kemudian diteruskan ke DPP LDII sebagai bahan pertimbangan penetapan awal bulan Jumadil Akhir 1447 H.
Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto menyampaikan pentingnya menjaga tradisi rukyat sebagai bagian dari khazanah keilmuan Islam. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi LDII dalam mendukung penetapan kalender Hijriah secara ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kedepanya, kegiatan rukyatul hilal akan terus kami lanjutkan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda, agar estafet keilmuan falak ini tetap terjaga,” pungkasnya.
