Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 20, 2026
Daerah Nasihat

Isi Libur Sekolah, Generus PAC LDII Kambingan Ikuti Pengajian Asrama Ramadan Penuh Hikmah

  • February 22, 2026
  • 3 min read
  • 54 Views
Isi Libur Sekolah, Generus PAC LDII Kambingan Ikuti Pengajian Asrama Ramadan Penuh Hikmah

Kediri (22/02). Generasi penerus (Generus) Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Kambingan menggelar Pengajian Asrama Liburan Ramadan pada Minggu, (22/2). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitil A’la, Desa Kambingan, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Asrama liburan ini diselenggarakan untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mengisi waktu libur sekolah dengan kegiatan positif dan bermanfaat di bulan suci Ramadan. Momentum Ramadan juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan akidah generasi muda.

Ketua PAC LDII Kambingan, Masduki, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan Asrama Liburan Ramadan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membimbing para pelajar agar mengisi waktu luang dengan kegiatan religius dan edukatif.

“Kegiatan seperti ini penting di tengah tantangan zaman. Anak-anak sekolah perlu diarahkan agar memanfaatkan liburan dengan aktivitas yang membangun iman dan akhlak, bukan sekadar bersenang-senang tanpa arah,” ujarnya.

Materi kajian disampaikan oleh Ustaz Luthfi dengan pembahasan Q.S. Al-Anfal ayat 1–6. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan asbabun nuzul Perang Badar serta kandungan ayat tentang ciri-ciri orang beriman dan balasan yang Allah SWT janjikan bagi mereka yang mampu mengamalkannya.

Para peserta Pengajian Asrama Liburan Ramadan pada Minggu, (22/2).

Ia menerangkan bahwa pada Perang Badar, pasukan kaum muslimin yang berjumlah 313 orang harus menghadapi sekitar 1.000 pasukan musuh. Kondisi tersebut menjadi ujian keimanan agar tetap yakin terhadap pertolongan Allah meskipun secara jumlah berada dalam keterbatasan. Rampasan perang pun ditegaskan menjadi urusan Allah dan Rasul-Nya untuk kepentingan sabilillah.

“Orang beriman harus yakin dengan pertolongan Allah. Walaupun jumlahnya sedikit, jika Allah menolong, maka kemenangan itu pasti,” jelas Ustaz Luthfi di hadapan para generus.

Ia menambahkan, dalam ayat pertama dijelaskan ciri orang beriman di antaranya memiliki rasa takut kepada Allah, mampu memperbaiki hubungan sosial, serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Sementara pada ayat kedua disebutkan bahwa ketika nama Allah disebut, hati mereka bergetar dan imannya bertambah saat ayat-ayat-Nya dibacakan, serta mereka bertawakal kepada Allah.

Selanjutnya pada ayat ketiga, orang beriman digambarkan sebagai mereka yang menegakkan salat lima waktu dan menafkahkan sebagian rezekinya. Ustaz Luthfi menegaskan bahwa infaq tidak akan membuat seseorang miskin, justru Allah akan menambah keberkahan rezekinya.

“Kalau kita mau berinfaq, jangan takut miskin. Justru Allah yang akan menambah dan melipatgandakan rezeki kita,” tegasnya.

Pada ayat keempat ditegaskan bahwa mereka itulah orang-orang beriman yang sebenarnya. Balasannya adalah derajat yang tinggi di sisi Allah, ampunan atas dosa-dosa, serta rezeki yang mulia berupa surga.

Ia menggambarkan kenikmatan surga sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, di antaranya sungai susu, sungai madu, sungai arak yang tidak memabukkan, serta tempat tinggal yang penuh kemuliaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *