Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
May 25, 2026
Daerah Pendidikan

PAC LDII Klanderan Gelar Mewarnai, Asah Kreativitas dan Karakter Generus

  • March 7, 2026
  • 2 min read
  • 65 Views
PAC LDII Klanderan Gelar Mewarnai, Asah Kreativitas dan Karakter Generus

Kediri (7/3) PAC LDII Klanderan menggear kegiatan mewarnai untuk generus, pada jumat (6/3). Kegiatan itu bertujuan untuk menghilangkan kejenuhan sekaligus membangkitkan semangat belajar, tim pembina menyisipkan agenda kreatif berupa kegiatan mewarnai gambar bersama yang disambut antusias oleh puluhan peserta.

Kegiatan yang diikuti oleh generus tingkat “caberawit” (usia PAUD hingga SD) ini dirancang khusus untuk menciptakan keseimbangan antara penguatan pemahaman agama dengan pengembangan sisi kognitif serta kreativitas anak sejak dini.

Pemilihan aktivitas mewarnai bukan tanpa alasan. Tim pembina menilai metode fun learning sangat efektif untuk menjaga konsentrasi anak-anak di usia emas. Mewarnai dipilih sebagai instrumen ice breaking karena sifatnya yang terapeutik dan mampu meningkatkan ketenangan serta fokus anak sebelum menerima materi inti.

PAC LDII Klanderan Gelar Mewarnai, Asah Kreativitas dan Karakter Generus
PAC LDII Klanderan Gelar Mewarnai, Asah Kreativitas dan Karakter Generus

Ketua PAC LDII Klanderan, Bara, menjelaskan bahwa inovasi dalam metode pengajaran sangat diperlukan agar anak-anak tidak merasa jenuh dengan kurikulum yang ada.

“Kami menyadari bahwa dunia anak adalah dunia bermain. Oleh karena itu, melalui agenda mewarnai ini, kami ingin menyeimbangkan antara aspek IQ (kecerdasan intelektual) dan EQ (kecerdasan emosional). Kami ingin anak-anak merasa bahwa mengaji itu asyik dan menyenangkan,” ujar Bara.

Menariknya, sketsa gambar yang disiapkan panitia bukan sekadar ilustrasi biasa. Di dalam setiap lembar gambar, tersisip pesan-pesan moral, simbol-simbol adab harian, serta nilai-nilai karakter luhur. Hal ini bertujuan agar pesan kebaikan lebih mudah meresap ke dalam memori anak melalui media visual yang menarik.

Bara menambahkan bahwa visualisasi adab sangat membantu proses internalisasi nilai pada anak-anak usia dini.

“Sketsa yang mereka warnai mengandung pesan kemandirian dan kerukunan. Harapannya, sambil menggoreskan warna, pesan-pesan karakter luhur itu juga ‘terlukis’ di dalam hati dan pikiran mereka, sehingga menjadi kebiasaan baik dalam keseharian,” tambahnya.

Selain mengasah aspek seni, agenda ini juga menjadi sarana interaksi sosial antar-generus untuk memperkuat tali silaturahim sejak kecil. Pengurus LDII Klanderan berharap, variasi kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala guna mencetak generasi yang tidak hanya alim dan fakih secara agama, tetapi juga memiliki mentalitas yang kreatif, cerdas, dan berkarakter kuat.

Suasana ceria yang terpancar dari wajah para peserta menjadi bukti bahwa pembinaan karakter dapat dilakukan dengan cara-cara yang ringan namun tetap memiliki esensi pendidikan yang mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *