Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 18, 2026
Daerah

Pesan Sekretaris LDII Kota Kediri di KNPI: Besarkan Organisasi dengan Semangat Pengabdian

  • April 18, 2026
  • 3 min read
  • 7 Views
Pesan Sekretaris LDII Kota Kediri di KNPI: Besarkan Organisasi dengan Semangat Pengabdian

Kediri (17/4). Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Kediri melayangkan pesan kuat bagi seluruh pengurus dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) untuk menjaga keutuhan organisasi. KNPI ditegaskan harus menjadi “rumah besar” yang inklusif bagi seluruh elemen pemuda tanpa terkatung-katung oleh kepentingan kelompok asal.

Pesan tersebut disampaikan oleh Asyhari Eko Prayitno, mewakili Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad, dalam agenda Halalbihalal dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dana Hibah KNPI 2026 di Kantor DPD KNPI Kota Kediri, Jumat (17/4).

Sebagai organisasi payung yang menaungi latar belakang beragam—mulai dari organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, organisasi non-muslim, hingga kelompok nasionalis—Asyhari mengingatkan agar setiap pengurus mampu meleburkan identitas sektoralnya saat menjalankan amanah di KNPI.

“Kalau sudah berada di DPD KNPI, yang kita bicarakan adalah masa depan pemuda Kota Kediri secara luas, bukan lagi berbicara atas nama ormas atau kelompok masing-masing,” tegasnya.

Selain soal persatuan, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris LDII Kota Kediri ini menyoroti integritas dan mentalitas para aktivis. Ia menekankan bahwa dedikasi terhadap organisasi tidak boleh bersifat transaksional atau hanya bersemangat ketika ada keuntungan pribadi.

Pesan Sekretaris LDII Kota Kediri di KNPI: Besarkan Organisasi dengan Semangat Pengabdian
Pesan Sekretaris LDII Kota Kediri di KNPI: Besarkan Organisasi dengan Semangat Pengabdian

Menurutnya, marwah seorang aktivis terletak pada kemampuannya untuk memberikan kontribusi nyata tanpa harus bergantung pada imbalan.

“Prinsip kita harus jelas, kita datang untuk membesarkan dan menghidupi organisasi, bukan justru mencari hidup di dalam organisasi,” ungkapnya.

Ia berpesan agar para pemuda memiliki ketahanan mental yang kuat dalam menghadapi dinamika organisasi. Perbedaan pendapat atau karakter anggota yang beragam seharusnya tidak menjadi alasan untuk mundur dari perjuangan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga etika pergaulan agar suasana organisasi tetap harmonis.

“Di tengah keragaman ini, jika kita belum bisa berbuat baik, minimal jangan sampai menyakiti orang lain. Jaga etika dan tetaplah konsisten dalam barisan pemuda,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas OKP dalam menyusun perencanaan program kerja yang bersinergi dengan visi pembangunan kota.

“Momentum Halal Bihalal ini kami padukan dengan Bimtek agar semangat persaudaraan pemuda dibarengi dengan peningkatan kapasitas manajerial. Kami ingin setiap OKP di Kota Kediri semakin mandiri dan akuntabel dalam mengelola dana hibah 2026, sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir sebagai narasumber, Ahmad Aris Chudori, Kabid Kepemudaan Disbudparpora Kota Kediri, yang memaparkan regulasi terbaru terkait prosedur pengajuan hingga pelaporan dana hibah bagi organisasi kepemudaan.

“Pemerintah Kota Kediri berkomitmen mendukung kemajuan pemuda melalui dana hibah, namun tentu ada koridor hukum dan administrasi yang harus ditaati. Bimtek ini sangat krusial agar pengurus OKP memahami detail teknis mulai dari perencanaan di tahun 2026 nanti hingga transparansi laporannya, guna menghindari kendala administratif di masa mendatang,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *