Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 18, 2026
Daerah Lingkungan

Sambut Ramadan, PAC LDII Klanderan dan Warga Gelar Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

  • February 16, 2026
  • 2 min read
  • 51 Views
Sambut Ramadan, PAC LDII Klanderan dan Warga Gelar Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Kediri (16/2). Menjelang tibanya Bulan Suci Ramadan 1447 H, PAC LDII Klanderan bersama dengan warga sekitar menyelenggarakan aksi kerja bakti massal guna menata lingkungan agar lebih bersih, asri, dan nyaman, pada Minggu (15/2) pagi.

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan drainase untuk mengantisipasi genangan air, perapian tanaman di area publik, serta pembersihan area sekitar tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya.

Ketua PAC LDII Klanderan, Bara, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi dari nilai “Kebersihan adalah Sebagian dari Iman”. Menurutnya, lingkungan yang tertata rapi akan memberikan dampak psikologis positif bagi masyarakat dalam menjalankan rangkaian ibadah di bulan puasa nanti.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan suasana yang segar dan nyaman. Selain dimensi kebersihan, momen ini adalah sarana efektif untuk mempererat silaturahim. Kami ingin kerukunan antara warga LDII dan tetangga sekitar terus terjalin harmonis tanpa sekat,” ungkapnya.

Sambut Ramadan, PAC LDII Klanderan dan Warga Gelar Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
Sambut Ramadan, PAC LDII Klanderan dan Warga Gelar Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Kegiatan PAC LDII Klanderan ini mendapat apresiasi dari perangkat lingkungan setempat. Ketua RW Klanderan, Suyadi, memberikan apresiasi atas inisiatif yang digerakkan oleh LDII. Ia menilai kesiapan fisik lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari kesiapan spiritual menjelang Ramadan.

“Saya sangat berterima kasih atas partisipasi aktif rekan-rekan LDII dan seluruh warga. Kekompakan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong di desa kita masih sangat kuat. Jika lingkungan bersih, kekhusyukan ibadah pun akan meningkat karena warga merasa tenang dan nyaman,” tutur Suyadi.

Uniknya, kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini tidak hanya diisi dengan kerja fisik. Sebagai penutup, warga menggelar tradisi makan pagi bersama di teras salah satu rumah warga dengan hidangan sederhana yang disiapkan secara swadaya. Suasana kompak dan penuh tawa ini menjadi simbol kuatnya hubungan emosional antarwarga di Desa Klanderan.

Melalui sinergi ini, Desa Klanderan kini tidak hanya siap secara fisik dengan lingkungan yang asri, tetapi juga siap secara sosial dengan ikatan kekeluargaan yang semakin kokoh untuk menyambut bulan penuh berkah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *