Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
February 15, 2026
Daerah Pendidikan

Bina Karakter Pemuda, LDII Kudus Isi Libur Sekolah dengan Asrama Liburan

  • January 20, 2026
  • 2 min read
  • 18 Views
Bina Karakter Pemuda, LDII Kudus Isi Libur Sekolah dengan Asrama Liburan

Kudus (20/1). Mengisi masa libur akhir tahun, DPD LDII Kabupaten Kudus sukses menyelenggarakan program “Asrama Liburan Sekolah” bagi pelajar tingkat SMP dan SMA. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Desember 2025 ini dipusatkan di Kompleks Pondok Pesantren Baitul Qudus, Jawa Tengah, dengan total peserta mencapai 234 pelajar.

Program ini dirancang khusus untuk meminimalkan risiko pergaulan bebas dan dampak negatif penggunaan gawai yang berlebihan selama libur panjang, sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter unggul.

Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus, Muhammad As’ad, menjelaskan bahwa masa libur sekolah merupakan waktu yang krusial bagi perkembangan remaja. Jika tidak dikelola dengan baik, waktu luang yang melimpah berpotensi mengarahkan pelajar pada aktivitas yang kurang produktif.

“Kami ingin memastikan anak-anak tetap berada dalam ekosistem yang mendidik dan terarah. Fokus kami adalah membangun kebiasaan baik sehingga mereka tetap produktif meski sedang tidak berada di sekolah,” ungkap As’ad.

Selama tiga hari intensif, para peserta tidak hanya mendapatkan pendalaman materi keagamaan, tetapi juga dibekali dengan berbagai keterampilan hidup (life skills). Metode yang digunakan bersifat aplikatif, sehingga peserta lebih mudah menyerap nilai-nilai yang disampaikan.

Bina Karakter Pemuda, LDII Kudus Isi Libur Sekolah dengan Asrama Liburan
Bina Karakter Pemuda, LDII Kudus Isi Libur Sekolah dengan Asrama Liburan

Materi Utama yang Diberikan yaitu Penguatan Spiritual dengan pendalaman Alquran dan Al-Hadist sebagai fondasi iman, Pendidikan Akhlak dengan penanaman etika kesopanan dan tata krama dalam pergaulan, Kedisiplinan & Tanggung Jawab yakni melatih manajemen waktu melalui jadwal harian yang ketat. Dan Kemandirian, yaitu praktik mengelola kebutuhan pribadi dan kebersihan lingkungan selama di asrama.

As’ad menambahkan bahwa pola kehidupan berasrama sengaja dipilih untuk menumbuhkan rasa kebersamaan. “Di sini mereka belajar bekerja sama, saling menghargai perbedaan, dan melatih kemandirian tanpa bergantung pada orang tua,” jelasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan musiman, tetapi mampu memberikan efek jangka panjang bagi kepribadian peserta. Pihak pembina menekankan bahwa perubahan perilaku adalah indikator keberhasilan utama dari asrama ini.

Salah satu pembina kegiatan menyebutkan bahwa dengan mempraktikkan langsung perilaku positif—seperti bangun tepat waktu, menjaga kebersihan, dan tertib beribadah—pelajar diharapkan membawa “budaya baik” tersebut saat kembali ke rumah dan sekolah masing-masing.

Melalui inisiatif ini, DPD LDII Kudus berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat (Tri Sukses: Alim-Faqih, Berakhlakul Karimah, dan Mandiri).

“Kami percaya bahwa pembinaan karakter adalah investasi jangka panjang. Dengan bekal agama dan mentalitas yang kuat, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” tutup As’ad.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *