Bukber di Ponpes Wali Barokah, Ketua DPD LDII Kediri Serukan Kolaborasi untuk Bangun Kota yang Harmonis
Kediri (4/3). Komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan tokoh agama menjadi kunci terciptanya stabilitas di daerah. Hal itu disampaikan H. Agung Riyanto, Ketua DPD LDII Kota Kediri yang juga Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah dalam acara buka bersama dan santunan anak yatim dhuafa, pada Rabu (4/3).
Dalam sambutannya, H. Agung mengapresiasi kebersamaan yang terus terjalin dari tahun ke tahun. Ia menilai, forum silaturahim seperti ini memiliki makna strategis dalam memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta merawat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak-Ibu Forkopimda, para pejabat pemerintah, dan seluruh tokoh agama serta tokoh masyarakat. Kehadiran panjenengan semua menjadi bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi kami. Silaturahim ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi wadah untuk menyatukan visi dalam menjaga Kota Kediri tetap aman, rukun, dan kondusif,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Ponpes Wali Barokah secara konsisten menjadikan Ramadan sebagai momentum penguatan ibadah sekaligus kepedulian sosial. Menurutnya, buka puasa bersama dan santunan anak yatim serta dhuafa merupakan implementasi nyata ajaran Islam yang menekankan keseimbangan antara habluminallah dan habluminannas.
“Ramadan mengajarkan kita untuk menumbuhkan empati. Ibadah tidak berhenti pada hubungan dengan Allah semata, tetapi juga harus tercermin dalam kepedulian terhadap sesama. Melalui santunan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan memastikan bahwa saudara-saudara kita yang membutuhkan juga merasakan keberkahan Ramadan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umaro dalam membangun masyarakat yang religius sekaligus taat aturan. Ia menyebut bahwa komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan tokoh agama menjadi kunci terciptanya stabilitas dan kemajuan daerah.
“Kami meyakini, jika ulama dan umaro berjalan beriringan, saling menguatkan, insyaallah masyarakat akan merasakan dampaknya. Ketenteraman, keamanan, dan kesejahteraan tidak lahir secara tiba-tiba, tetapi dibangun melalui kolaborasi dan komitmen bersama,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen LDII Kota Kediri untuk terus mendukung program-program pemerintah serta berperan aktif dalam pembinaan umat. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan bangsa serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada generasi muda.
“Kami berkomitmen untuk terus membangun karakter generasi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Di saat yang sama, kami siap bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.
Menutup sambutannya, ia berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Kediri.
“Semoga silaturahim ini mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi, dan menjadikan Kota Kediri senantiasa ayem, tentrem, aman, serta gemah ripah loh jinawi. Kami mohon doa agar Ponpes Wali Barokah dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
