Gandeng Satlantas Polres Jember, LDII Jember Bekali Gen Z Teknik Lulus Ujian SIM
Gandeng Satlantas Polres Jember, LDII Jember Bekali Gen Z Teknik Lulus Ujian SIM
Jember (28/1). Sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan di jalan raya, DPD LDII Kabupaten Jember menggelar Coaching Clinic Ujian Praktik SIM bagi warga dan generasi muda, pada Selasa (10/1). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula DPD LDII Jember ini merupakan kolaborasi dengan Satlantas Polres Jember untuk menciptakan pengendara yang cerdas dan taat hukum.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut cepat atas aspirasi warga yang disampaikan saat kunjungan Kapolres Jember pada awal Januari lalu. Fokus utamanya adalah membekali para pemula, khususnya Generasi Z, agar memiliki kesiapan mental dan teknis sebelum menghadapi ujian resmi di Satpas.
Dalam sesi materi, Ipda Firman dari Satlantas Polres Jember menekankan bahwa pemahaman teori adalah fondasi utama sebelum menyentuh gas kendaraan. Ia mengupas tuntas arti penting marka jalan dan rambu-rambu.
“Banyak pengendara yang abai, padahal memahami perbedaan garis putih putus-putus dan garis utuh adalah kunci keselamatan. Begitu juga dengan warna dasar rambu, apakah itu peringatan, larangan, atau perintah. Semuanya punya makna yang harus dipatuhi demi keamanan bersama,” jelas Ipda Firman.
Ia juga menjabarkan tiga aspek krusial dalam berkendara, yakni etika persimpangan, yaitu mMemahami aturan prioritas kendaraan di pertigaan atau perempatan tanpa lampu lalin. Manajemen kecepatan yaitu penyesuaian batas kecepatan minimal dan maksimal sesuai medan jalan. Dan teknik pengereman, yakni cara melakukan pengereman darurat yang aman tanpa mengakibatkan kendaraan tergelincir.
Tidak hanya teori, para peserta juga diajak langsung mempraktikkan teknik berkendara. Ipda Firman memberikan tips jitu agar peserta tidak gugup saat melintasi jalur ujian yang sering dianggap sulit, seperti lintasan angka delapan dan zig-zag.
“Kuncinya adalah pandangan. Jangan melihat roda atau aspal di bawah, tapi fokuskan mata jauh ke depan atau ke titik tujuan agar keseimbangan terjaga. Gunakan perasaan saat mengontrol gas dan rem, serta pastikan postur tubuh tegak namun tetap rileks,” tambahnya.

Sedangkan Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi, memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Jember atas realisasi pelayanan publik yang sangat menyentuh kebutuhan warga ini. Baginya, edukasi ini memiliki dimensi spiritual.
“Menjaga keselamatan di jalan raya bukan sekadar kebutuhan aturan, tapi bagian dari ibadah. Dengan tertib berlalu lintas, kita tengah menjalankan amanah untuk menjaga nyawa diri sendiri dan orang lain,” tegas Malik.
Respon positif juga datang dari salah satu peserta muda, Ale. Ia mengaku rasa optimisnya meningkat setelah mengikuti pelatihan ini. “Awalnya tegang sekali membayangkan ujian praktik. Tapi setelah dipandu langsung oleh petugas, saya jadi tahu teknik manuver yang benar. Sekarang saya jauh lebih percaya diri untuk ikut ujian resmi,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, LDII Jember berharap para pemuda di lingkungannya dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan agen perubahan bagi masyarakat luas.
