Hadirkan Guest Teacher dari Australia, Ponpes Wali Barokah Gelar “Asrama Al-Qur’an in English” Selama Ramadan
Hadirkan Guest Teacher dari Australia, Ponpes Wali Barokah Gelar "Asrama Al-Qur'an in English" Selama Ramadan
Kediri (26/2) Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi religius yang berwawasan global. Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H, pesantren ini menggelar program rutin tahunan bertajuk “Asrama Al-Qur’an in English” yang berlangsung selama sembilan hari, mulai 24 Februari hingga 10 Maret 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Lantai 4 Gedung Kantor Wali Barokah ini diikuti oleh sekitar 200 hingga 250 peserta. Menariknya, peserta terdiri dari berbagai jenjang kelas, mulai dari kelas Lambatan, Cepatan, Hadits Besar (HB), hingga para santri pelajar dari Wali Barokah Boarding School (WBBS).
Program tahun ini terasa lebih spesial dengan kehadiran Naufal Al Kayyis, seorang Special Guest asal Australia yang bertindak sebagai tutor pendamping bersama tim PBI Ponpes Wali Barokah. Fokus materi yang dikaji dalam program ini adalah pendalaman makna Al-Qur’an Surah Yasin, mulai dari ayat pertama hingga khatam, dengan makna dan keterangan menggunakan bahasa Inggris.
Koordinator Program, Ust. H Midhkal, menjelaskan bahwa metode penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris bertujuan untuk membekali santri agar mampu mendakwahkan Al-Qur’an ke kancah internasional.
“Kami ingin Al-Qur’an tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi juga bisa dikomunikasikan secara global. Dengan menghadirkan tamu spesial dari Australia seperti Mas Naufal, para santri mendapatkan pengalaman langsung (direct experience) dalam mendengar dan berinteraksi menggunakan bahasa Inggris asli (native style). Fokus kami pada Surah Yasin diharapkan memberikan pemahaman mendalam tentang akidah dan tanda-tanda kekuasaan Allah,” ujar Ust. H. Midhkal.

Sementara itu, Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, menegaskan bahwa asrama ini merupakan bagian dari upaya pondok untuk mewujudkan visi “Santri Profesional Religius” yang siap menghadapi tantangan zaman.
“Asrama in English ini adalah agenda rutin Ramadan yang sangat kami banggakan. Kehadiran santri dari berbagai kelas, termasuk anak-anak WBBS, menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Kami ingin santri Wali Barokah tidak gagap teknologi dan bahasa. Bahasa Inggris adalah alat dakwah, sedangkan Al-Qur’an adalah isinya. Sinergi keduanya akan melahirkan mubaligh-mubalighah yang mampu mewarnai dunia dengan kesejukan Islam,” tutur KH Sunarto.
Melalui program ini, Ponpes Wali Barokah berharap para santri dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi internasional sekaligus mempertebal kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an di bulan yang penuh berkah ini.
