Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
October 24, 2026
Daerah Nasional

Lisa Salsabila, Generasi Muda LDII Raih Juara 1 Lomba Microteaching Tingkat Nasional

  • October 24, 2026
  • 3 min read
  • 4 Views
Lisa Salsabila, Generasi Muda LDII Raih Juara 1 Lomba Microteaching Tingkat Nasional

Kediri (24/10). Prestasi membanggakan berhasil diukir oleh Generasi Muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Lisa Salsabila. Ustadzah di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda Al Manshurin Kediri sekaligus mahasiswi UIN Syekh Wasil Kediri tersebut sukses meraih Juara 1 dalam Lomba Teacher Idol (Microteaching) FTIK Competition 2026 Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Wasil Kediri.

Lomba bertema “Menjadi Guru Inspiratif yang Mendidik dengan Hati, Mengajar dengan Inovasi, dan Membentuk Generasi Berakhlak Mulia” ini berlangsung sejak masa pendaftaran bulan Juni hingga puncak penyerahan hadiah pada Sabtu (24/10/2026).

Ajang kompetisi ini dirancang untuk menguji kompetensi pedagogik, penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), serta penerapan teknologi (TPACK) dan keterampilan mengajar inovatif.

Berdasarkan Rekap Penilaian Juri (Umi Rosidah, M.Pd.I) tertanggal 14 Oktober 2026 serta Pengumuman Pemenang Resmi FTIK Competition 2026, Lisa Salsabila berhasil menduduki peringkat pertama dengan perolehan Nilai 98. Detail penilaian yang diperoleh Lisa meliputi modul ajar 30, video TPACK 38 serta variasi dan Indikator 15.

Lisa berhasil menyisihkan peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Islam maupun Perguruan Tinggi Umum se-Indonesia. Posisi Juara 2 diraih oleh Nadya Fitri Wulandari dengan perolehan Nilai 95, sedangkan Juara 3 ditempati oleh Fadia Zahrotul Hendrata dengan Nilai 93.

Saat diwawancarai usai menerima penghargaan, Lisa Salsabila menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan dari berbagai pihak.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas capaian ini. Prestasi ini tidak lepas dari doa orang tua, bimbingan para guru dan dosen, serta dukungan dari keluarga besar Ponpes Nurul Huda Al Manshurin dan DPD LDII Kota Kediri,” ungkap Lisa.

“Kemenangan ini menjadi pelecut semangat bagi saya untuk terus belajar dan berinovasi dalam dunia pendidikan. Sebagai ustadzah dan pendidik, saya berharap metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis inovasi ini dapat saya terapkan secara nyata untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD LDII Kota Kediri yang juga sebagai Ketua Ponpes Nurul Huda Al Manshurin, Asyhari Eko Prayitno, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

“Kami keluarga besar LDII Kota Kediri dan Ponpes Nurul Huda Al Manshurin merasa sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Mbak Lisa Salsabila. Ini membuktikan bahwa generasi muda LDII dan santri pesantren tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu bersaing serta unggul dalam bidang akademik dan kompetensi keguruan tingkat nasional,” ujar Asyhari.

“Harapan kami, capaian Juara 1 ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi para pemuda-pemudi serta santri lainnya untuk terus mengasah potensi, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi pendidikan bangsa dengan tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah dan 29 karakter LDII,” pungkasnya.

Atas raihan Juara 1 tersebut, Lisa Salsabila berhak menerima medali emas, sertifikat dan uang pembinaan sebagai penghargaan dari pihak panitia penyelenggara Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syekh Wasil Kediri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *