Melalui “SERENITA”, LDII Paser Bekali Ratusan Remaja Karakter Luhur di Malam Akhir Tahun 2025
Melalui "SERENITA", LDII Paser Bekali Ratusan Remaja Karakter Luhur di Malam Akhir Tahun 2025
Paser (10/1). Mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan yang bermartabat, DPD LDII Kabupaten Paser menyelenggarakan Pengajian Akhir Tahun 2025 yang diikuti oleh ratusan remaja dari seluruh jajaran PC dan PAC se-Kabupaten Paser. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa malam (31/12) ini dirancang sebagai benteng moral sekaligus sarana konsolidasi positif bagi generasi muda.
Mengusung tajuk SERENITA (Semalam Lebih Akrab Generus LDII di Tanah Grogot), acara ini dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Aula Barokah LDII Tanah Grogot dan Aula Barokah LDII Sangkuriman.
Ketua DPD LDII Kabupaten Paser, Sofwan Setyawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons organisasi terhadap fenomena hura-hura yang kerap mewarnai malam pergantian tahun.
“Tujuan utama kami adalah memberikan wadah agar generasi muda LDII mengisi waktu mereka dengan aktivitas yang bernilai ibadah. Pengajian ini adalah bentuk pembinaan karakter pada Pemuda LDII, kami ingin pergantian tahun menjadi momentum muhasabah (introspeksi) dan penguatan nilai keagamaan, bukan sekadar berkumpul tanpa makna,” jelas Sofwan.
Tak hanya berisi materi klasikal, SERENITA juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan permainan edukatif. Permainan ini bukan sekadar hiburan, melainkan simulasi lapangan dari 29 Karakter Luhur LDII, khususnya pada aspek kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik.
Ia juga menjelaskan bahwa melalui permainan tersebut, para peserta dilatih untuk membuang ego pribadi demi mencapai tujuan bersama.
“Di dalam permainan sederhana tersebut, terselip latihan berpikir kreatif dan saling membantu. Ini sangat relevan untuk mencetak generasi yang tidak hanya religius, tetapi juga solutif dan mampu bekerja dalam tim (teamwork),” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Dewan Penasihat (Wanhat) LDII Paser, H. Buang Raharjo, dalam tausiyahnya mengajak peserta untuk merenungkan nikmat waktu.
“Bersyukur adalah kunci ketenangan hidup. Diberi kesempatan menjumpai akhir tahun 2025 merupakan nikmat besar. Gunakanlah sisa umur ini untuk meningkatkan kualitas pengabdian kita kepada sang pencipta,” tuturnya.
Sesi materi keagamaan, Ustaz Nanang Chomarudin memaparkan makna pergantian tahun dalam perspektif Islam. Ia mengingatkan para remaja untuk waspada terhadap tantangan zaman yang kian kompleks.
“Secara esensi, setiap pergantian tahun membawa tantangan yang lebih berat bagi keimanan. Oleh karena itu, introspeksi diri adalah kewajiban. Kita perlu terus meningkatkan kualitas iman dan ketertiban dalam pengamalan agama sehari-hari agar tidak tergerus arus negatif zaman,” tegas Ustaz Nanang.
Melalui kegiatan SERENITA ini, LDII Paser optimistis dapat melahirkan generasi penerus yang berakhlakul karimah, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi kemajuan pembangunan di Bumi Daya Taka.
