Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
January 20, 2026
Daerah Nasional

Munas VI PERSINAS ASAD 2026: Komitmen Mencetak Pesilat Berkarakter Luhur dan Mendunia

  • January 8, 2026
  • 3 min read
  • 36 Views
Munas VI PERSINAS ASAD 2026: Komitmen Mencetak Pesilat Berkarakter Luhur dan Mendunia

Jakarta (8/1) Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD resmi menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) VI pada Kamis, (8/1). Bertempat di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta, perhelatan besar ini menjadi sejarah dengan diresmikannya Kantor PB PERSINAS ASAD yang megah di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin.

Mengusung tema strategis “Membangun Pesilat Profesional Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarakter Luhur,” Munas kali ini menegaskan visi organisasi untuk melahirkan ksatria yang tidak hanya tangguh di gelanggang, tetapi juga menjadi teladan akhlak mulia di tengah masyarakat.

Ketua Umum PB PERSINAS ASAD, Brigjen Purn. TNI Agus Susarso, dalam sambutannya merefleksikan perjalanan panjang organisasi. Setelah 30 tahun berada di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), PERSINAS ASAD telah berhasil menginternalisasi nilai kependekaran dan nasionalisme sebagai identitas warga.

“Nilai-nilai luhur ini dibangun melalui proses panjang yang menuntut kesabaran dan ketulusan. Karakter pesilat PERSINAS ASAD kini diterima dan dihargai di berbagai peran karena sejalan dengan ajaran agama yang bernilai ibadah,” ujar Agus.

Ia juga memaparkan ekspansi organisasi yang sangat pesat. Hingga tahun 2026, PERSINAS ASAD telah mengepakkan sayap kepengurusannya di 37 provinsi, dengan dua wilayah lainnya di Papua yang tengah dalam tahap persiapan fasilitas pendukung.

Salah satu poin krusial yang ditekan oleh Agus Susarso adalah peran PERSINAS ASAD dalam merangkul ratusan perguruan silat lokal. Ia menekankan bahwa profesionalisme pengelolaan perguruan kecil sangat penting untuk menjaga benteng budaya dan mencegah konflik horizontal.

“Kami membuka Padepokan PB PERSINAS ASAD di Pondok Gede sebagai rumah besar para pendekar. Tempat ini bukan hanya untuk latihan, tapi sebagai ruang musyawarah dan kantor bersama guna menyelesaikan berbagai persoalan pencak silat secara profesional,” tegasnya.

Ketua Umum PB IPSI, Benny Gautama Sumarsono, memberikan pujian atas soliditas PERSINAS ASAD. Ia menyebut fasilitas padepokan yang indah dan tenteram sebagai inspirasi bagi dunia persilatan nasional.

“Kehadiran Padepokan ini menunjukkan keseriusan dalam pembinaan jangka panjang. Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar PERSINAS ASAD. Harapan saya, PERSINAS ASAD tidak hanya besar di Indonesia, tetapi mampu berkiprah secara global di Asia, Eropa, hingga ke seluruh dunia,” ungkap Benny.

Munas VI PERSINAS ASAD 2026: Komitmen Mencetak Pesilat Berkarakter Luhur dan Mendunia
Munas VI PERSINAS ASAD 2026: Komitmen Mencetak Pesilat Berkarakter Luhur dan Mendunia

Senada dengan hal tersebut, Asisten Deputi Kemenpora, Khairil Adha, yang mewakili Menpora Erick Thohir, menyatakan optimisme tinggi terhadap konsistensi PERSINAS ASAD dalam menyuplai atlet nasional.

“Pencak silat adalah bukti kekayaan budaya bangsa. Kami optimis dari perguruan ini akan lahir juara-juara baru yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, termasuk Olimpiade. Ingatlah bahwa mukmin yang kuat dan sehat lebih dicintai Allah SWT,” tutur Khairil.

Melalui Munas VI ini, PB PERSINAS ASAD mempertegas komitmennya dalam memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh jenjang. Fokus utama tahun 2026 adalah meningkatkan prestasi teknis pesilat tanpa meninggalkan akar budaya. Munas ini diharapkan menghasilkan arah kebijakan yang membawa PERSINAS ASAD semakin solid, profesional, dan memberikan kejayaan pencak silat Indonesia di kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *