Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 19, 2026
Daerah Dakwah

Pengajian Umum PAC LDII Ngletih Kaji Kisah Nabi Adam dalam Al-Qur’an

  • January 21, 2026
  • 2 min read
  • 86 Views
Pengajian Umum PAC LDII Ngletih Kaji Kisah Nabi Adam dalam Al-Qur’an

Kediri (21/1). Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Ngletih menggelar Pengajian Umum yang diikuti warga LDII se-PAC Ngletih, bertempat di Masjid Khoirul Huda, Kelurahan Ngletih, Kota Kediri. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan rutin dengan fokus mengkaji isi Al-Qur’an secara mendalam.

Dalam pengajian tersebut, Ustadz Ma’ruf menyampaikan materi kajian Al-Qur’an yang membahas Surah Al-Baqarah ayat 30 hingga 37. Ayat-ayat tersebut mengisahkan proses penciptaan Nabi Adam AS, dialog antara Allah SWT dan para malaikat, hingga perjalanan Nabi Adam dari surga sebelum akhirnya diturunkan ke bumi sebagai khalifah.

“Surah Al-Baqarah ayat 30–37 mengajarkan kepada kita tentang awal mula penciptaan manusia, tugasnya sebagai khalifah di bumi, serta bagaimana Allah membimbing Nabi Adam ketika melakukan kesalahan,” ujar Ustadz Ma’ruf dalam pemaparannya.

Pada ayat 30, dijelaskan bahwa Allah SWT menyampaikan kepada para malaikat tentang kehendak-Nya menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi. Ayat ini menegaskan peran penting manusia dalam menjaga, mengelola, dan memakmurkan bumi sesuai dengan ketentuan Allah SWT.

“Manusia diciptakan bukan tanpa tujuan. Kita diberi amanah sebagai khalifah, artinya harus bertanggung jawab atas perbuatan kita, baik kepada Allah, sesama manusia, maupun lingkungan sekitar,” jelas Ustadz Ma’ruf.

Selanjutnya, pada ayat 31 hingga 33, Allah SWT mengajarkan kepada Nabi Adam nama-nama segala sesuatu, yang kemudian ditunjukkan kepada para malaikat. Ayat ini menegaskan keutamaan ilmu pengetahuan yang dianugerahkan Allah kepada manusia, sekaligus menunjukkan keterbatasan makhluk tanpa ilmu dari-Nya.

“Pelajaran penting dari ayat ini adalah keutamaan ilmu. Allah memuliakan manusia dengan ilmu, maka dalam kehidupan sehari-hari kita harus terus belajar, rendah hati, dan tidak sombong atas kemampuan yang kita miliki,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *