Wali Kota Kediri Dukung Petani Milenial dan Agrowisata Edukatif dalam Peresmian GenSobo Farm
Kediri (5/7). Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, secara resmi membuka kegiatan petik perdana di Gensobo Farm, sebuah proyek percontohan hasil kerja sama antara DPD LDII Kota Kediri dan Pondok Pesantren Wali Barokah. Acara yang berlangsung di Kelurahan Burengan ini digelar pada Sabtu (5/7) dan turut dihadiri berbagai elemen masyarakat serta tokoh daerah.
Turut mendampingi Wali Kota dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD LDII Kota Kediri Agung Riyanto, Lurah Burengan Adi Sutrisno, serta Ketua Ponpes Wali Barokah KH. Sunarto. Hadir pula Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri, Agung Purnomo, dan Pembina Gensobo Farm, Abdurrahman Tasidjawa. Para tamu undangan dari unsur Forkopimcam, PAC LDII se-Kota Kediri, hingga perwakilan TPKK dan Wanita LDII juga turut memeriahkan acara tersebut.

Gensobo Farm hadir sebagai wujud nyata mendukung program MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni) yang dicanangkan Pemkot Kediri, khususnya dalam aspek pemberdayaan dan produktivitas pemuda. Lahan milik Yayasan Wali Barokah dimanfaatkan sebagai media pelatihan kewirausahaan dan pertanian bagi generasi muda LDII, sekaligus mendukung pembentukan 29 karakter luhur yang menjadi landasan pembinaan di lingkungan LDII.
Dalam sambutannya, Wali Kota Vinanda memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Ia berharap Gensobo Farm dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain dalam memajukan pertanian urban dan membentuk ekosistem pangan mandiri yang berkelanjutan.
“Semoga Gensobo Farm ke depannya bisa berkontribusi menyuplai kebutuhan pangan lokal, seperti ke Pasar Grosir Ngronggo atau pusat perbelanjaan Golden Kediri,” ujar Vinanda.
Agung Riyanto menegaskan bahwa LDII akan terus mendorong pemanfaatan lahan-lahan potensial untuk aktivitas produktif para pemuda. Ia menyebut bahwa sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan menjadi fokus pengembangan selanjutnya, disesuaikan dengan minat dan potensi yang ada.
Dukungan legislatif disampaikan oleh Agung Purnomo, Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri. Ia menyatakan akan memperjuangkan regulasi agar produk lokal seperti hasil Gensobo Farm mendapatkan tempat di pusat-pusat perbelanjaan modern. Menurutnya, keberpihakan terhadap potensi lokal sangat penting untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat.
Dengan diresmikannya Gensobo Farm, diharapkan akan muncul lebih banyak inisiatif pertanian modern berbasis komunitas, yang mampu mendukung ketahanan pangan serta mewujudkan kemandirian ekonomi warga Kota Kediri. Kolaborasi antara pemerintah, pondok pesantren, dan masyarakat ini menjadi contoh sinergi positif dalam membangun daerah.
