Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
May 25, 2026
Daerah Pesantren

Wali Kota Kediri di Ponpes Wali Barokah: Kekuatan Umat Ada pada Kebersamaan dan Kepedulian

  • March 4, 2026
  • 2 min read
  • 45 Views
Wali Kota Kediri di Ponpes Wali Barokah: Kekuatan Umat Ada pada Kebersamaan dan Kepedulian

Kediri (4/3). Kekuatan umat terletak pada kebersamaan dan kepedulian. Hal itu ia sampaikan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, saat menghadiri agenda silaturahim Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) bersama ulama-umaro di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Rabu (4/3), yang juga dihadiri tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Menurutnya, komposisi kehadiran berbagai elemen dalam kegiatan tersebut mencerminkan fondasi kuat pembangunan daerah. Ia menyebut ulama sebagai penjaga moral, aparat sebagai penjamin stabilitas, pemerintah sebagai pengambil kebijakan, dan masyarakat sebagai ruh pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Vinanda juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim yang hadir menerima santunan. Ia menyampaikan pesan semangat agar mereka tetap temotivasi meraih masa depanya.

“Kepada anak-anak yatim, kalian adalah anak-anak hebat. Pemerintah Kota Kediri akan selalu menjamin hak hidup dan pendidikan kalian,” tegasnya.

Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Wali Kota Vinanda mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi selama Ramadan.

“Langkah ini dilakukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan pokok. Kami menyadari bahwa kebijakan pemerintah membutuhkan dukungan doa serta sinergi dari para ulama dan seluruh elemen masyarakat,” terangnya.

Ia menambahkan, Ramadan adalah momentum yang paling tepat untuk refleksi bagi pemimpin untuk mengingat bahwa jabatan adalah amanah.

“Amanah tersebut harus dijalankan dengan adil, ikhlas, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Kota ini akan kuat jika ulama dan umaro berjalan beriringan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Vinanda mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan di Kota Kediri. Ia menekankan pentingnya menghindari prasangka dan memperkuat persatuan.

“Mari kita jaga kebersamaan, jangan beri ruang untuk prasangka. Kita wujudkan Kota Kediri sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *