Buka Puasa Bersama Wali Kota Kediri dan Forkopimda, Ponpes Wali Barokah Salurkan 750 Paket Sembako
Kegiatan buka puasa bersama, silaturahim ulama-umaro dan penyaluran santunan bagi anak yatim dan dhuafa pada Rabu (4/3).
Kediri (4/3). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar Silaturahim Forkopimda bersama ulama-umaro, yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyaluran santunan bagi anak yatim dan dhuafa pada Rabu (4/3).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sebagai upaya mempererat silaturahim serta meningkatkan kepedulian sosial di Kota Kediri. Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi ajang kolaborasi antara ulama dan umaro dalam mewujudkan Kota Kediri yang mapan, toleran, dan rukun.
Ketua Ponpes Wali Barokah, KH. Sunarto, dalam sambutanya menjelaskan bahwa pada Ramadan 1447 H ini pihaknya membagikan 750 paket sembako kepada 100 anak yatim dan dhuafa yang berasal dari Kelurahan Burengan, Banjaran, dan wilayah sekitarnya. Menurutnya, kegiatan berbagi tersebut merupakan wujud rasa syukur atas nikmat Allah SWT di bulan yang penuh ampunan.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkokoh silaturahim sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Kami ingin kebersamaan ini menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan Kota Kediri yang mapan, toleran, dan rukun,” ujarnya.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kekuatan sebuah kota terletak pada kebersamaan seluruh elemennya. Ia mengapresiasi kehadiran Forkopimda, ulama, dan tokoh masyarakat yang menunjukkan kekompakan dalam membangun daerah.
“Kekuatan umat ada pada kebersamaan dan kepedulian. Melihat seluruh unsur penting Kota Kediri hadir hari ini, saya optimis tujuan menjadikan Kota Kediri kolaboratif, rukun, dan penuh kekompakan dapat terwujud,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jabatan adalah amanah untuk melayani masyarakat, untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Ia menegaskan, kota ini akan kuat jika ulama dan umaro berjalan beriringan.
“Kalian adalah anak-anak hebat. Pemerintah Kota Kediri akan terus menjamin hak hidup dan pendidikan kalian,” pesan Wali Kota Kediri yang kerap disapa Mbak Vinanda tersebut kepada anak-anak yatim dan dhuafa’.
Sementara itu, tausiyah agama disampaikan Ketua PCNU Kota Kediri, Abu Bakar Abdul Jalil. Ia menuturkan bahwa salah satu hikmah spiritual Ramadan adalah melatih kesabaran. Menurutnya, puasa membentuk karakter sabar dalam ketaatan, baik sebagai hamba Allah maupun sebagai warga negara yang patuh pada aturan.
“Sabar itu ada dalam ketaatan dan dalam menghadapi cobaan. Sebagai makhluk sosial dan warga negara, kita juga harus sabar dalam menaati aturan yang berlaku,” jelasnya.
Ia berharap, melalui doa para ulama dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, Kota Kediri senantiasa dijauhkan dari bencana dan menjadi daerah yang ayem tentrem, gemah ripah loh jinawi.
