Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 20, 2026
Daerah Nasihat

Jaga Pergaulan dan Tertib Ibadah, Kunci Generasi Muda Raih Kesuksesan Dunia Akhirat

  • February 15, 2026
  • 2 min read
  • 51 Views
Jaga Pergaulan dan Tertib Ibadah, Kunci Generasi Muda Raih Kesuksesan Dunia Akhirat

Kediri (15/2). Di tengah maraknya pergaulan bebas di kalangan generasi muda, Ustadz Semoga Jaya memberikan nasihatnya agar pemuda menjaga pergaulan serta tertib dalam ibadah untuk meraih sukses dunia dan akhiratnya. Nasihat tersebut disampaikan di depan ribuan peserta Pengajian Akbar LDII Kediri pada Minggu, (15/2), di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin, Kota Kediri.

Dalam sesi nasihat, Ustadz Semoga Jaya menyampaikan bahwa generasi penerus harus bangga karena mendapat kesempatan dibina dalam lingkungan yang mengarahkan pada keselamatan dunia dan akhirat.

“Tidak semua orang dipilih untuk berada di jalan ini. Maka harus bangga menjadi calon ahli surga,” ungkapnya di hadapan peserta.

Ia menjelaskan bahwa ciri ahli surga dapat dilihat dari amal perbuatannya selama di dunia. Seseorang yang terbiasa menjalankan amalan-amalan baik, menjaga ibadah, serta menjauhi maksiat, maka itulah tanda-tanda menuju kebaikan. Sebaliknya, ahli neraka juga dapat dikenali dari kebiasaannya melakukan pelanggaran dan kemaksiatan.

“Amalan di dunia itu menjadi cerminan akhir kehidupan. Kalau di dunia terbiasa taat, insyaAllah akhirnya baik. Tapi kalau terbiasa melanggar, itu juga berbahaya,” tegasnya.

Ustadz Semoga juga mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan. Menurutnya, lingkungan sangat menentukan arah kehidupan seseorang. Pergaulan yang baik akan membawa pada kebaikan, sedangkan pergaulan yang salah dapat menyeret pada keburukan.

“Pergaulan itu tergantung dengan siapa kita bersama. Itu yang akan memengaruhi pola pikir dan kebiasaan kita,” pesannya.

Para peserta dalam Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri, Minggu (15/2).
Para peserta dalam Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri, Minggu (15/2).

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa generasi penerus dikatakan berhasil apabila memenuhi lima aspek utama. Kelima aspek tersebut meliputi memiliki kualitas pemahaman Al-Qur’an dan Hadis yang kuat, menertibkan ibadah wajib dan sunah, menghindari perbuatan pelanggaran, hidup mandiri, serta mujahid-mujahid dalam bidang ekonomi.

Menurutnya, jika lima aspek tersebut benar-benar dipegang teguh, maka generasi penerus tidak akan mudah goyah imannya meskipun menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Prinsip tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi profesional religius dan berkarakter luhur menuju Indonesia Emas 2045.

Di akhir sesi, Ustadz Semoga Jaya menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh peserta. Ia menilai para generus mengikuti pengajian dengan penuh konsentrasi, tawadhu, serta memperhatikan materi secara seksama.

“Saya bangga karena kalian serius, mencatat, dan benar-benar memperhatikan. Semoga ini menjadi bekal untuk urusan dunia dan akhirat kita Bersama ke depan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *