Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 20, 2026
Daerah Dakwah

Bangun Generasi Tangguh, LDII Mojoroto Tekankan Keseimbangan Ilmu dan Karakter Luhur Pada Generus

  • April 20, 2026
  • 2 min read
  • 3 Views
Bangun Generasi Tangguh, LDII Mojoroto Tekankan Keseimbangan Ilmu dan Karakter Luhur Pada Generus

Kediri (19/4). Pimpinan Cabang (PC) LDII Mojoroto menggelar pengajian remaja yang diikuti 200 peserta usia SMP dan SMA di Gedung Pondok Pesantren Nurul Hakim Al Fatah, Kota Kediri, Minggu (19/4). Kegiatan ini mengangkat tema semangat mencari ilmu agama dan ilmu dunia disertai pembentukan karakter luhur sebagai upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pengajian menghadirkan pemateri Ustad Ary Yuda selaku guru pondok dan Ustad Seka Agus Setiawan dari bidang dakwah PC LDII Mojoroto. Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.

Rangkaian acara diisi dengan beberapa sesi, di antaranya kajian Al Qur’an, penyampaian materi, pemutaran video penguatan karakter, sesi nasihat agama, dan lain lain. Seluruh rangkaian tersebut bertujuan untuk menambah pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat pembentukan karakter luhur para peserta.

Dalam penyampaiannya, Ustad Ary Yuda mengingatkan pentingnya menjaga ingatan kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai kelalaian sering terjadi bukan karena keterbatasan waktu, melainkan karena kurangnya kesadaran dalam mengingat Allah.

“Yang bikin kita sering lalai itu bukan karena nggak punya waktu, tapi karena kita lupa sama Allah, padahal kalau kita ingat itu, kita pasti akan berlomba-lomba dalam kebaikan tanpa harus disuruh,” ujarnya.

Sementara itu, Ustad Seka Agus Setiawan menyampaikan bahwa pembentukan karakter luhur perlu dilakukan sejak usia dini. Menurutnya, karakter menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan seseorang di masa depan.

“Membangun karakter luhur sejak kecil itu investasi terbaik, karena dari situlah kita tumbuh jadi pribadi yang kuat, lebih baik dalam bersikap, dan lebih siap meraih keberhasilan di masa depan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai karakter luhur.

“Keberhasilan itu bukan hanya soal pintar saja, tapi soal karakter; kuncinya adalah kita sejak dini menerampilkan 29 karakter luhur secara konsisten, sehingga sikap kita hari ini benar-benar membentuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *