Kediri (19/4). Pimpinan Cabang (PC) LDII Mojoroto menggelar kegiatan cooking class bagi generasi penerus (Generus) Usia Pra Nikah di Pondok Pesantren Nurul Hakim Al Fatah. Kegiatan ini menjadi upaya pembekalan kemandirian bagi usia Pra Nikah sekaligus mempererat kekompakan antar peserta.
Mengusung tema kemandirian dan kebersamaan, para Generus diajak untuk mempraktikkan langsung proses memasak menu “seblak sehat”. Berbeda dari seblak pada umumnya, menu yang diolah dalam kegiatan ini menekankan penggunaan bahan-bahan yang lebih bergizi, seperti sayuran segar, protein rendah lemak, serta pengurangan penggunaan penyedap instan.
Ketua PC LDII Mojoroto, Budianto menyampaikan bahwa cooking class ini tidak sekadar mengajarkan keterampilan memasak, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter.
“Kami ingin Generus memiliki bekal kemandirian, tidak bergantung pada orang lain, serta mampu bekerja sama dalam tim. Dari proses memasak bersama ini, mereka belajar rukun, kompak, dan saling membantu,” ujarnya.
Ia menyampaikan, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok bertanggung jawab mulai dari menyiapkan bahan, mengolah, hingga menyajikan hasil masakan. Interaksi yang terjalin di setiap tahap menjadi momen penting dalam membangun komunikasi dan kekompakan antar Generus.

“Selain praktik memasak, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat dan higienitas dalam pengolahan makanan. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran Generus untuk menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” tambahanya.
Salah satu peserta, Safril Nur Abdillah mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. “Acara sangat seru, bisa belajar masak bareng-bareng generus lainya. Ternyata masak itu tidak sulit kalau dikerjakan bersama. Jadi lebih kompak juga,” ungkapnya.
“Harapan saya, setelah mengikuti kegiatan ini kami tidak hanya memiliki keterampilan memasak, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, rukun dalam kebersamaan,” tutupnya.
