Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
January 20, 2026
Nasihat Psikologi

Beberapa Faktor Yang Membentuk Self Esteem Anak

  • November 7, 2025
  • 4 min read
  • 81 Views
Beberapa Faktor Yang Membentuk Self Esteem Anak

Oleh Asyhari Eko Prayitno*

Self esteem merupakan hal penting bagi kehidupan seseorang. Sebagai individu, seseorang tidak akan pernah lepas dari individu lain, dikatakan begitu karena, bahwa pada hakikatnya manusia merupakan makhluk social yang tidak bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain. Di dalam membangun suatu interaksi sudah sewajarnya seseorang akan menghargai orang lain dan sebaliknya.

Namun secara demikian, disamping dalam hal menghargai orang lain, menghargai dirinya sendiri merupakan hal yang tidak boleh ditinggal bahkan dilupakan oleh diri sendiri. Self esteem mempunyai keterkaitan atau hubungan yang erat dengan self concept.

Pengertian Self Concept

Beragam Masalah rumit yang dialami oleh manusia, pada dasarnya secara umum berasal dari dalam diri manusia itu sendiri. Tanpa mereka sadari, mereka telah membuat mata rantai masalah yang akarnya terdapat dari masalah konsep diri.

Dengan kemampuan berpikir dan menilai, manusia justru suka menilai yang macam-macam terhadap diri sendiri maupun sesuatu yang ada pada orang lain dan bahkan cenderung yakin dengan persepsi diri yang bahkan itu tidak obyektif. Dari hal ini timbul problem seperti inferioritas, rasa percaya diri yang kurang dan senang dalam mengkritik diri sendiri.

Faktor Yang Membentuk Self Esteem

Manusia pada dasarnya mempunyai kelebihan tersendiri dan salah satunya adalah dapat melihat tentang keadaan dan kondisi dirinya sendiri terlebih dulu.

Self esteem sendiri merupakan evaluasi yang telah dipertahankan dan dibuat oleh pribadi, yang didapat dari hasil interaksi individu pada lingkungannya serta penerimaan penghargaan dan perlakuan dari orang lain terhadap pribadi tersebut. Ada beberapa faktor yang berperan dalam pembentukan self esteem, antara lain:

  1. Lingkungan Keluarga

Keluarga mempunyai peranan besar untuk perkembangan self esteem pada diri anak. Di dalam lingkungan keluarga merupakan tempat seseorang anak untuk pertama kalinya dapat mengenali orang tua yang telah membimbing dan telah membesarkan anak tersebut, serta merupakan hal paling dasar untuk melatih daya bersosialisasi, guna membentuk pribadi yang kompeten di masa depan.

Dalam hal ini, Keluarga wajib untuk menemukan suatu kondisi dasar untuk mennggapai perkembangan self esteem pada anak yang berkualitas, hal tersebut dapat dilakukan dengan langkah antara lain: memberikan perlakuan adil, memberi anak kesempatan supaya aktif dan mendidik dan membimbing dengan pola asuh demokratis sehingga kemungkinan besar akan membuat anak mencapai self esteem yang tinggi.

  1. Lingkungan Sosial

Self esteem yang telah diperoleh melalui beberapa konsep kesuksesan, nilai, aspirasi dan mekanisme mengenai pertahanan diri. Kesuksesan tersebut dapat dipicu dan timbul melalui pengalaman dalam kehidupan di lingkungan, serta kesuksesan dalam bidang tertentu dengan secara tekun menggalinya bersama orang lain didalam masyarakat.

  1. Kondisi Fisik

Terdapat beberapa penelitian yang telah membuktikan hubungan yang konsisten antara daya tarik fisik dan bahkan tinggi badan dengan hal yang membentuk self esteem. Seseorang dengan keadaan fisik yang menarik lebih cenderung untuk memiliki self esteem yang baik dibandingkan dengan seorang dengan kondisi fisik kurang menarik. Karena seseorang itu cenderung minder Ketika memiliki kondisi fisik yang kurang menarik

  1. Inteligensi

Inteligensi merupakan sebuahi gambaran lengkap guna menjadikan tolok ukur mengenai kapasitas fungsional pribadi dan sangat berkaitan erat dengan prestasi karena barometer intelegensi dasar utamanya adalah kemampuan akademis.

Pribadi yang mempunyai self esteem yang tinggi akan mendapat prestasi akademik yang tinggi dari pada pribadi dengan tingkat self esteem yang rendah. Dalam artian, seorang dengan self esteem tinggi memiliki nilai intelegensi yang jauh lebih baik, memiliki taraf aspirasi yang lebih baik dan tidak pernah berhenti untuk berusaha keras demi sesuatu yang ingin dicapai.

Mengingat betapa pentingnya penghargaan diri bagi kehidupan dan interaksi sosial, mencapai self-esteem yang tinggi bukanlah sebuah keberuntungan, melainkan hasil dari usaha yang sungguh-sungguh dan dukungan lingkungan yang tepat.

Bagi setiap individu, terutama bagi orang tua yang tengah mendidik anak usia dini, pemahaman terhadap faktor-faktor pembentuk ini menjadi sangat esensial. Dengan menciptakan lingkungan yang suportif dan membimbing dengan tepat, kita dapat membuka jalan bagi diri sendiri dan generasi penerus untuk memiliki self-esteem yang kuat—sebuah modal berharga untuk mencapai prestasi dan menjalani kehidupan yang lebih kompeten dan percaya diri.

Sekian ulasan mengenai faktor yang membentuk self esteem terlebih bagi anak. Semua orang pastinya ingin sekali mempinyai self esteem yang tinggi, namun tanpa adanya usaha yang bersunggguh – sungguh semuanya itu tidak dapat tercapai. Dengan adanya penjelasan di atas, semoga dapat membuka cakrawala terlebih bagi orang tua yang saat ini memiliki anak usia dini.

*Asyhari Eko Prayitno, S.Psi, S.Pd, S.M, M.M, M.Pd. adalah Ketua Pemuda LDII Kota Kediri yang juga Ketua Ponpes Nurul Huda Al Manshurin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *